Ekbis

Masif Aksi Boikot Produk Pro Israel, Apindo Jateng: Belum Berpotensi Picu PHK

×

Masif Aksi Boikot Produk Pro Israel, Apindo Jateng: Belum Berpotensi Picu PHK

Sebarkan artikel ini
Iuran Tapera | UMP Jateng Jawa Tengah | kenaikan upah | Boikot Produk Pro-Israel | Perusahaan THR
Ketua Apindo Jateng, Frans Kongi. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

Alih-alih karena gerakan boikot, Frans menyebut jika PHK marak terjadi karena pertumbuhan ekonomi dunia saat ini sedang melemah. Selain itu, daya beli masyarakat saat momentum akhir tahun dan juga menjelang Pemilu 2024 sedang menurun.

“Memang daya beli masyarakat agak menurun, luar negeri juga begitu terutama Amerika dan Eropa, keadaan ekonomi mereka juga tidak baik. Itu yang menyebabkan ekspor kita menurun,” jelasnya.

Frans menyebut, garmen dan tekstil adalah dua industri yang paling terdampak dari lemahnya pertumbuhan ekonomi dunia. Apalagi sebelumnya garmen dan tekstil sangat bergantung pada pasar ekspor.

BACA JUGA: Ramai Ajakan Boikot Perusahaan Pendukung Israel, Pengamat Ekonomi: Penyerapan Tenaga Kerja Bisa Berdampak

Saat ini, kata Frans, jumlah ekspor produk dalam negeri telah menurun drastis. Hal tersebutlah yang menjadi ancaman PHK bagi para karyawan.

“Sekarang ada karyawan dirumahkan, di-PHK, dan itu bukan semata karena boikot produk pro-Israel, tapi karena dampak ekspor kita ke Amerika sedang menurun,” tandasnya. (*)

Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp