Politik

Masuki Masa Kampanye, Caleg Serbu Makam Leluhur di Semarang

×

Masuki Masa Kampanye, Caleg Serbu Makam Leluhur di Semarang

Sebarkan artikel ini
makam ki ageng pandanaran
Salah satu peziarah saat sedang berdoa di makam Ki Ageng Pandanaran. (Fadia Haris Nur Salsabila/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Memasuki masa kampanye, tingkat kunjungan calon legislatif (caleg) ke makam leluhur di Kota Semarang kian meningkat. Bahkan, peningkatan mulai terasa sejak awal bulan November 2023.

Salah satunya adalah makam tokoh pendiri Kota Semarang, Ki Ageng Pandanaran, yang terletak di Jalan Mugas Nomor 6 Kelurahan Muggasari, Kecamatan Semarang Selatan.

Di kompleks tersebut, terdapat ruang utama yang berisi tiga pusara, antaranya pusara Ki Ageng Pandanaran, sang istri atau Nyai Ageng Endang Sijamila, dan ayahanda atau Syech Maulana. Selain itu, juga terdapat 20 makam yang merupakan kerabat dari Ki Ageng Pandanaran.

“Sebulan ini udah ramai diziarahi para caleg dari berbagai partai politik. Ada dari PDIP, Golkar, dan lain-lainnya. Mereka (caleg) pasti mengenalkan identitas partainya,” kata juru kunci Kompleks Makam Ki Ageng Pandanaran, Suwarno saat beritajateng.tv temui, Rabu, 20 Desember 2023.

BACA JUGA: Miliki 3 RSJD, Dinkes Jateng Siap Layani Caleg Depresi Pasca Pemilu 2024

Sebagai juru kunci, Suwarno mengaku mulai sibuk menyambut caleg yang berbondong-bondong berziarah sejak bulan November. Sebenarnya, sebelum masa politik pun, Makam Ki Ageng Pandanaran di Semarang itu memang sering menjadi jujugan wisata ziarah.

Namun demikian, semakin mendekati waktu pencoblosan, jumlah pengunjung yang merupakan caleg kian meningkat. Tak hanya ziarah, mereka juga berdoa dengan niat supaya mendapat kemudahan selama mengikuti pesta demokrasi 2024.

“Setiap harinya ada sekitar 50 orang yang datang berziarah. Jumlah peziarah semakin naik ketika hari Sabtu dan Minggu,” katanya.

Suwarno mengungkapkan, para caleg atau peziarah lebih banyak yang datang pada hari-hari tertentu. Seperti Jumat Kliwon, Jumat Pahing dan malam Jumat Pon.

“Datangnya ke sininya ya nggak pasti, kadang siang, kadang malam. Ada juga tim sukses caleg dan utusan bupati maupun walikota untuk meminta izin bermunajat semalam suntuk,” jelasnya.

Tidak hanya caleg dari dalam Kota Semarang