SEMARANG, beritajateng.tv – Yoga koni memiliki sebuah metode yang unik dan menarik, bernama yoga inside flow. Yoga inside flow sebuah teknik yoga baru yang dikembangkan dari Vinyasa Yoga.
Memiliki kemiripan dengan Vinyasa Yoga, inside flow turut menggabungkan konsentrasi antara pikiran, nafas, dan gerakan yoga. Yang unik, inside flow menggunakan musik sebagai pengiring.
“Yoga Inside flow itu evolusi dari vinyasa yoga, di mana vinyasa yoga itu gerakan yoga yang mengalir dan tidak herhenti, terus menerus gitu gerakannya, inside flow juga mengalir, tetapi gerakannya disesuaikan beat musik yang mengiringi,” jelas RM Ika Dani, salah satu instruktur yoga inside flow asal Kota Semarang kepada beritajateng.tv.
Tak hanya sebagai pengiring gerakan, peran musik dalam yoga inside flow adalah untuk memandu peserta dalam pernapasan. Menurut Ika, hal tersebutlah yang mampu menciptakan rasa nyaman selama melakukan yoga inside flow.
“Kelebihannya, musiknya membangun sebuah rasa nyaman karena musik bisa merilekskan pikiran dan hati, membuat kita lebih nyaman, dan gerakannya bisa mengalir seiring dengan musik,” lanjutnya.
Sering dicap gerakan menari, yoga inside flow ternyata tetap mengutamakan kekuatan fisik. Bahkan, kata Ika, adanya musik mampu menjaga pernafasan menjadi lebih teratur.
“Nafas disesuaikan dengan beat musik. Empat ketukan untuk ambil nafas, empat ketukan selanjutnya untuk buang nafas, itu di inside flow jadi lebih teratur naik turunnya,” kata Ika.
Manfaat Teknik Yoga Inside Flow
Memiliki keunikan dengan gerakan yang mengalir dan menggunakan musik, ternyata yoga inside flow ternyata memiliki beberapa manfaat. Yang pertama, kata Ika, yoga inside flow mampu menambah daya ingat peserta.
“Karena nanti satu lagu jadi satu squence, kita bagi-bagi dulu terus gabung jadi satu squence, itu berarti kita hrus mengingat, otak kita belajar untuk mengingat,” ungkapnya.
Selain mengingat beat musik, yoga inside flow juga mampu mendorong peserta untuk mengelurkan hormon cinta. Uniknya, dua peserta bahkan hamil setelah mengikuti kelas yoga inside flow bersama Ika.
“Ada beberapa pengalaman dari inside flow ada yang hamil, nggak tau kebetulan atau tidak, yang pasti ada hormon cinta yang terbentuk dari situ, ketika bahagia yoga berarti tubuhnya nyaman,” lanjutnya.
Menggunakan musik sebagai inti dari gerakan yoga, membuat pemilihan lagu tak boleh secara asal. Perlu analisis ketukan dan cerita setiap lagu agar selaras dengan gerakan.
“Di inside flow kelebihannya itu, kita ada story tellingnya juga kenapa kita pilih lagu itu sebagai pengiring gerakan, yang pasti beat musik juga harus masuk untuk pernapasan,” jelasnya.
Selain itu, setiap lirik dalam musik harus sesuai dengan gerakan. Hal tersebut bertujuan untuk memberikan mindset dan energi positif kepada peserta.
“Ada analisisa lagu, agar kita tau gerakan inhale exhale karena ada aturannya dan bisa kita sesuaikan. Contohnya di refrain yang merupakan puncak lagu, itu ada gerakan paling high dan utama,” pungkasnya (*).
Editor: Andi Naga Wulan.





