Jateng

Meninggal Saat Kawal Rekapitulasi Suara Pemilu, Polisi di Semarang Naik Pangkat Jadi AKP Anumerta

×

Meninggal Saat Kawal Rekapitulasi Suara Pemilu, Polisi di Semarang Naik Pangkat Jadi AKP Anumerta

Sebarkan artikel ini
Rekapitulasi PPK
Sejumlah anggota polisi melayat ke rumah duka Iptu Wahyudi yang meninggal dunia diduga akibat kelelahan saat pengamanan pemilu di Semarang, Minggu, 18 Februari 2024. (ant)

SEMARANG, beritajateng.tv – Beberapa waktu yang lalu, Iptu Wahyudi, anggota Polrestabes Semarang, meninggal sewaktu menjalankan tugasnya dalam pengawalan rekapitulasi suara Pemilu 2024. Ia pun beroleh anugerah naik pangkat luar biasa, yakni Ajun Komisaris Polisi (AKP) Anumerta.

Sebelumnya, Iptu Wahyudi tutup usia pada Minggu, 18 Februari 2024 lalu di Rumah Sakit Elisabeth Semarang.

Ia adalah Perwira Pengawas yang beroleh tugas menggelar patroli serta pantauan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Candisari selama sehari penuh.

BACA JUGA: Anggotanya Meninggal Saat Amankan Rekapitulasi Suara Pemilu, Begini Tanggapan Polrestabes Semarang

“Almarhum wafat dalam menjalankan tugas. Khususnya rangkaian penananganan Pemilu yang kemarin kita laksanakan,” ujar Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar, Senin, 4 Maret 2024.

Irwan pun berterima kasih pada almarhum serta keluarganya terhadap dedikasi AKP Anumerta Wahyudi sewaktu bertugas di Polrestabes Semarang.

BACA JUGA: Angkat Bicara Soal Mintai Isu Rektor Video Puji Jokowi, Begini Tanggapan Kapolrestabes Semarang

“Kepada keluarga almarhum, saya atas nama keluarga besar Polrestabes Semarang menghaturkan salam hormat atas dedikasi almarhum selama ini terhadap Kepolisian RI. Dalam hal ini, Polrestabes Semarang,” tutur Irwan.

Titik, istri AKP Anumerta Wahyudi, lantas merespons baik kenaikan pangkat suaminya tersebut.

BACA JUGA: Berkali-kali Oknum Mintai Video Pujian Kinerja Jokowi, Rektor Unika Beberkan Permintaan Oknum Polisi Semarang

“Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan moril, dukungan doa. Kemudian perhatian yang luar biasa dari pimpinan Polri terhadap almarhum suami saya atas kenaikan pangkat dari Iptu menjadi AKP Anumerta,” ucap Titik.

Sebelumnya, AKP Anumerta Wahyudi menurut dugaan terlalu lelah ketika mengawal rekapitulasi suara Pemilu 2024. Ia bahkan sempat mengeluh napasnya sesak, mual serta muntah, hingga tidak sadarkan diri sebelum akhirnya tutup usia. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp