Rumah-rumah tersebut tersebar di beberapa dusun dan telah melalui proses pendataan serta survei bersama pemerintah desa sebelum penetapan sebagai penerima manfaat.
“Dari ke-13 RTLH sasaran, ada yang dibongkar total dan dibangun kembali. Seperti rumah Fajar Arifin di Dusun Gombyong. Selain itu ada yang di renovasi sebagian,” jelasnya.
Sekitar 10 orang mengerjakan setiap rumah dan targetnya rampung pada 10 Agustus 2026 atau sebelum penutupan TMMD.
BACA JUGA: Kolaborasi TNI-Polri dan BIN, Kesbangpol Semarang Ajak Cegah Kenakalan Remaja dan Tawuran
Komandan Kodim 0714/Salatiga, Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho, menegaskan TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan kemanunggalan antara TNI dengan masyarakat.
Menurutnya, manfaat program tersebut harus benar-benar warga yang membutuhkan rasakan langsung.
“Semangat gotong royong inilah yang menjadi kekuatan TMMD,” tandas dandim. (*)
Editor: Farah Nazila





