Ekbis

Motis Jadi Favorit Pemudik, KAI Daop 4 Semarang Angkut 2.031 Motor Saat Nataru

×

Motis Jadi Favorit Pemudik, KAI Daop 4 Semarang Angkut 2.031 Motor Saat Nataru

Sebarkan artikel ini
Program Angkutan Sepeda Motor Gratis atau Motis
Program Angkutan Sepeda Motor Gratis atau Motis di Daop 4 Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Program Angkutan Sepeda Motor Gratis atau Motis kembali menjadi pilihan favorit masyarakat selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mencatat sebanyak 2.031 unit sepeda motor menggunakan program Motis di wilayahnya.

Layanan Motis KAI Daop 4 Semarang berlangsung di tiga stasiun utama, yakni Stasiun Semarang Tawang, Stasiun Pekalongan, dan Stasiun Tegal. Program ini melayani dua periode perjalanan, yaitu arus mudik dan arus balik libur akhir tahun.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menjelaskan bahwa periode arus mudik dilayani pada 23 hingga 30 Desember 2025 dengan relasi Jakarta Gudang-Semarang Tawang. Sementara itu, arus balik berlangsung pada 2 hingga 5 Januari 2026 dengan relasi sebaliknya, yakni Semarang Tawang-Jakarta Gudang.

“Selama masa mudik dan balik Nataru 2025/2026. KAI Daop 4 Semarang melayani naik dan turun sebanyak 2.031 unit sepeda motor dari tiga stasiun yang melayani angkutan Motis,” kata Luqman.

Pada periode arus mudik, KAI Daop 4 Semarang mencatat pergerakan sebanyak 785 unit sepeda motor, terdiri atas 66 unit naik dan 719 unit turun. Puncak arus mudik terjadi pada 27 Desember 2025 dengan total pergerakan 144 unit sepeda motor.

Sementara itu, pada periode arus balik, volume angkutan sepeda motor meningkat signifikan. Tercatat sebanyak 1.246 unit sepeda motor di layani, dengan rincian 1.001 unit naik dan 245 unit turun. Puncak arus balik di wilayah Daop 4 Semarang terjadi pada 29 Desember 2025 dengan total 239 unit sepeda motor.

BACA JUGA: Kereta Wisata Jadi Favorit Libur Nataru, KAI Wisata Layani 21.470 Penumpang

Berdasarkan stasiun, pada arus mudik Stasiun Semarang Tawang melayani penurunan sebanyak 484 unit sepeda motor. Stasiun Pekalongan melayani 48 unit naik dan 138 unit turun, sedangkan Stasiun Tegal mencatat 18 unit naik dan 97 unit turun.