SEMARANG, beritajateng.tv – Seorang perempuan bernama Nisya mendadak menjadi sorotan warganet setelah aksinya menyamar sebagai pramugari terbongkar.
Perempuan tersebut diketahui berpura-pura menjadi awak kabin di pesawat Batik Air.
Aksi penyamaran itu dilakukan saat pesawat Batik Air menjalani penerbangan rute Palembang–Jakarta dengan nomor ID 70-508 pada Selasa, Januari 2026 lalu.
BACA JUGA: Kebiasaan Lajang yang Terbawa ke Rumah Tangga, Salshabilla: Ibrahim Pesan Makan Cuma Satu
Setelah identitas aslinya terungkap, Nisya akhirnya menyampaikan permohonan maaf kepada publik.
Video permintaan maaf tersebut pun mulai beredar luas di media sosial pada hari ini, 8 Januari 2026.
Berikut ini informasi seputar profil lengkap sosok perempuan bernama Khairun Nisya.
Profil Lengkap Khairun Nisya
Khairun Nisa (23), yang akrab dipanggil Nisya, merupakan perempuan asal Palembang, Sumatera Selatan.
Aksinya sempat menggemparkan publik sekaligus memunculkan perhatian serius terhadap aspek keamanan penerbangan.
Berdasarkan penelusuran warganet, Khairun Nisa kini berasal dari kawasan Muara Kuang, Sumatera Selatan.
Untuk mendukung aksinya, ia kabarnya menggunakan kartu identitas yang tidak berlaku dengan nama “Nisya” agar terlihat sebagai awak kabin resmi.
Aktivitas sosial media Nisya juga turut menjadi sorotan. Ia terkenal cukup aktif di media sosial dan sering mengunggah konten mengenakan seragam pramugari lengkap dengan atribut penerbangan.
Salah satu akun TikTok yang warganet duga miliknya menggunakan nama @callmesyaaa.
Namun setelah kasus tersebut viral dan menuai berbagai kritik, akun tersebut kabarnya telah menghilang atau tidak lagi bisa terakses.
BACA JUGA: Terbongkar Jadi Pramugari Gadungan Batik Air, Berikut Kumpulan Fakta Menarik Seputar Khairun Nisya
Nisya telah menipu keluarganya dengan mengaku bekerja sebagai pramugari di salah satu maskapai penerbangan.
Kasat Reskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Yandri Mono, membenarkan kejadian tersebut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, terungkap bahwa perempuan tersebut dengan sengaja mengenakan seragam Batik Air karena sebelumnya telah mengaku kepada keluarganya bahwa ia bekerja sebagai pramugari. (*)





