Jateng

Mudik Naik Mobil Listrik Tak Perlu Khawatir, Ada 34 SPKLU Tersebar di Jateng, Ini Rincian Lokasinya

×

Mudik Naik Mobil Listrik Tak Perlu Khawatir, Ada 34 SPKLU Tersebar di Jateng, Ini Rincian Lokasinya

Sebarkan artikel ini
SPKLU Jawa Tengah | Pemerintah Perpanjang Insentif Pajak untuk Kendaraan Listrik dan Hybrid Hingga 2025
Ilustrasi SPKLU. (Foto: Freepik)

SEMARANG, beritajateng.tv – Pemudik dengan mobil listrik yang hendak pergi ke Jawa Tengah tidak perlu khawatir. Sebab, sebanyak 34 titik Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Jateng siap melayani pemudik dengan mobil listrik.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jateng, Boedyo Dharmawan, menuturkan bahwa jumlah SPKLU tersebut meningkat daripada tahun 2023 lalu yang hanya 20 SPKLU.

“Saat ini ada 34 titik lokasi SPKLU di Jateng dengan total 52 unit EV Charger. SPKLU ini siap melayani pemudik yang menggunakan kendaraan berbasis listrik nanti pada saat hari Lebaran,” ujar Boedya, Sabtu, 30 Maret 2024.

BACA JUGA: Bakal Jadi Tempat Charging Kendaraan Listrik Umum, SPKLU Pertama di Jalur Konvensional Utama Semarang-Solo Diresmikan

Baginya, ketersediaan SPKLU yang meningkat di Jateng merupakan hal yang signifikan. Hal itu, tutur Boedya, tak lepas dari infrastruktur yang telah terbangun.

“Saya kira di Jateng sudah terbangun infrastruktur yang cukup besar dan banyak, sehingga tidak menjadi kekhawatiran bagi pengguna kendaraan berbasis listrik,” terangnya.

Sosialisasi terkait titik-titik lokasi SPKLU juga terus Dinas ESDM sampaikan. Boedya mengimbau agar pengguna mobil listrik tidak perlu khawatir. Sebab, dalam hematnya, sebanyak 34 SPKLU dengan 52 unit EV charger ini sangat memadai untuk kebutuhan pengisian daya mobil listrik pada arus mudik dan arus balik Lebaran.

Lokasi SPKLU di Jateng

Menurutnya, SPKLU tersedia di beberapa titik rest area jalan tol Jateng. Tak hanya itu, pemudik yang melalui jalan dalam kota pun tak perlu khawatir lantaran SPKLU tersedia di beberapa titik.

“Jadi di area tol itu ada beberapa titik rest area yang terbangun di Batang seksi A dan B. Kemudian di Sragen seksi A dan B, kalau di dalam kota seperti Semarang,” bebernya.

Ia merinci, SPKLU itu tersebar di UP3 Tegal (2 lokasi), UP3 Purwokerto (3 lokasi), UP3 Cilacap (2 lokasi), UP3 Pekalongan (2 lokasi), UP2D Kota Semarang (1 lokasi), UP3 Kota Semarang (5 lokasi), UP3 Salatiga (2 lokasi), UP3 Magelang (3 lokasi), UP3 Klaten (3 lokasi), UP3 Yogyakarta (4 lokasi), UP 3 Kudus (2 lokasi), UP3 Surakarta (3 lokasi), dan UP3 Sukoharjo (2 lokasi).

Untuk menghindari antrean pengisian daya di jalan tol, Boedya menyarankan agar pemudik keluar tol dan masuk ke dalam kota untuk mencari SPKLU terdekat.

BACA JUGA: Kritik Subsidi Kendaraan Listrik, Pengamat: Tak Sesuai Prinsip Transportasi Berkelanjutan

“Mobil listrik itu sudah diketahui persentase dan jarak, jadi energinya tinggal tersisa jarak berapa. Sehingga dia bisa berhitung apakah nanti bisa mencapai titik itu atau harus keluar tol. Kalau terpaksa harus keluar tol bisa langsung ke kantor UP3,” ungkapnya.

Lebih lanjut, titik SPKLU di Jateng akan terus ditambah. Dinas ESDM Jateng menarget setiap kabupaten/kota setidaknya memiliki SPKLU.

“Rencana mendatang akan ekspansi ke semua wilayah kabupaten/kota itu harus minimal satu. Oleh PLN akan melakukan pengembangan SPKLU di setiap kabupaten/kota. Nanti akan bekerja sama dengan Pemprov dalam pengembangannya,” pungkasnya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp