Hukum & Kriminal

Ngeri! Selain Pengeroyokan Bos Mobil Rental, Rupanya Ada 2 Kasus Pembunuhan di Sukolilo dalam Sepekan

×

Ngeri! Selain Pengeroyokan Bos Mobil Rental, Rupanya Ada 2 Kasus Pembunuhan di Sukolilo dalam Sepekan

Sebarkan artikel ini
ilustrasi kekerasan
Ilustrasi kekerasan. (Pexels/Pixabay)

PATI, beritajateng.tv – Kasus pengeroyokan yang menewaskan bos rental mobil di Pati menjadikan citra masyarakat, khususnya di Sukolilo, tampak buruk.

Pasalnya, terdapat beberapa kasus pembunuhan yang terjadi dalam waktu sepekan saja. Rentetan kejadian pun ramai menjadi pembahasan di media sosial, khususnya X.

Kasus penganiayaan bos rental mobil

Pada Kamis, 6 Juni 2024, terjadi sebuah peristiwa tragis yang menewaskan seorang bos rental mobil.

Aksi anarkis warga yang main hakim sendiri itu terjadi di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Parahnya, tak hanya menewaskan satu orang, kejadian itu juga membuat tiga orang mengalami luka parah dan dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan intensif.

Hal ini berawal dari bos rental mobil asal Jakarta, BH, yang ingin mengambil mobil sewaannya, yakni Honda Mobilio di desa tersebut.

BACA JUGA: Heboh Bos Rental Mobil Tewas di Pati, Bisakah Klaim Asuransi Kendaraan yang Digelapkan? Ini Caranya

Ingin mengambil mobilnya menggunakan kunci cadangan, BH malah tewas karena warga Sukolilo, Pati. BH menemuan mobilnya karena terlacak GPS, namun sayangnya, saat ingin mengambil mobilnya, seorang arga meneriakinya maling.

Alhasil, BH bersama tiga rekannya dikeroyok hingga babak belur.

Tak sampai disitu, mobil milik korban tak lepas dari amukan warga dan terbakar.

Kasus pembunuhan gadis muda

Pada Selasa, 4 Juni 2024, terdapat kasus pembunuhan di Desa Ronggo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah pada Selasa, 4 Juni 2024. Pembunuhan tersebut menimpa gadis malang bernama Ratri Pramudita yang berusia 21 tahun.

Menjelang pernikahannya, korban sudah meregang nyawa di tangan mantan pacarnya, Udin yang berusia 21 tahun.

Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol M Alfan Armin membenarkan adanya peristiwa pembunuhan di wilayah Jaken.

Dia mengatakan, pada Selasa, 4 Juni pukul 08.00 WIB, korban berkunjung ke rumah tersangka mengendarai motor.

Saat itu, kondisi rumah tersangka dalam keadaan sepi. Lantaran bapaknya bertani dan ibunya berjualan nasi. Tak berselang lama, kata Alfan, keduanya yang sedang berbincang di dalam kamar terlibat adu mulut hingga penganiayaan itu pun terjadi.

Ketika itu tersangka tengah mabuk minuman keras. Pelaku mencekik leher korban dan membenturkan kepala korban ke tembok 3 kali.

Tersangka lantas mengambil pisau dan gunting di dapur, lalu menusuk leher korban dengan gunting dan menggorok leher korban dengan pisau.

Kasus tawuran

Kasus terbaru ini terjadi di Desa Wegil, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati pada Sabtu, 8 Juni 2024. Aksi penganiayaan ini berujung maut dan viral di media sosial.

Dalam video viral tersebut, sejumlah anak muda terlihat berada di Puskesmas Sukolilo 2 di Desa Prawoto. Di depannya terlihat mayat laki-laki berlumuran darah.

BACA JUGA: Tudingan Sukolilo Pati Jadi ‘Kampung Bandit’ Curanmor, Begini Tanggapan Pemprov Jawa Tengah

Heri Priyanto, Kepala Desa Wegil, Kecamatan Sukolilo membenarkan ada warganya yang menjadi korban tewas dalam kejadian tersebut. Korban berinisial WG berusia 20 tahun.

Saat itu korban sudah dibawa ke puskesmas namun sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Kondisi korban kabarnya mengalami luka bacokan benda tajam di bagian punggung. Namun pihaknya masih menunggu hasil otopsi. (*)

 

 

 

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp