Meski jumlah pendaftar meningkat, SMAN 1 Semarang tetap menyediakan kuota yang sama seperti tahun sebelumnya. Sekolah tersebut membuka 12 rombongan belajar dengan kapasitas masing-masing 36 siswa sehingga total kuota mencapai 432 siswa.
Calon murid memperebutkan kuota tersebut melalui empat jalur penerimaan, yakni domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi.
“Kuota kami 432 siswa. Kami membuka jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi,” katanya.
Budi menambahkan komposisi penerimaan tahun ini sedikit berbeda karena jalur afirmasi menampung lebih banyak peserta dibandingkan tahun sebelumnya.
“Kalau tahun lalu afirmasinya tidak banyak sehingga domisili prestasinya banyak. Tapi kalau tahun ini domisili prestasinya hanya sedikit karena dari afirmasinya sudah terpenuhi semua,” jelasnya.
Pada hari pertama daftar ulang, SMAN 1 Semarang menjalankan seluruh tahapan tanpa kendala berarti.
BACA JUGA: Jembatani Diplomasi Budaya, SMAN 1 Semarang Sambut Siswa Italia Lewat Program Pertukaran Pelajar
Budi menyebut sekolah berhasil menjalankan proses mulai dari pembuatan akun, verifikasi berkas, pengumuman hasil seleksi, hingga daftar ulang sesuai jadwal.
Ia berharap seluruh calon murid yang lolos seleksi segera menyelesaikan proses daftar ulang sesuai jadwal sehingga tahapan SPMB berikutnya dapat berjalan lancar.
“Alhamdulillah di SMAN 1 Semarang mulai dari awal pembuatan akun, verifikasi, pengumuman, hingga hari ini daftar ulang, semuanya berjalan dengan baik dan lancar,” tuturnya. (*)
Editor: Farah Nazila





