SEMARANG, beritajateng.tv – Nama Nimas Runeh Sabella Sutopo akhir-akhir ini ramai di media sosial. Pasalnya, Nimas mengungkap kelakuan Adi, salah satu teman SMP-nya yang terobsesi hingga menerornya selama 10 tahun.
Atas viralnya kasus tersebut di medsos X (dulu Twiter), Nimas berkesempatan mengungkap lebih jauh apa yang ia alami itu di podcast YouTube Close the Door bersama Deddy Corbuzier.
Ia mengaku tak sering berinteraksi dengan Adi sewaktu SMP. Bahkan, setelah kejadian memberi Adi uang Rp5.000 untuk jajan ke kantin, ia menyebut si Adi hanya menyapanya satu kali dalam satu tahun kelas 7.
BACA JUGA: Mendadak Muncul di Media, Sosok Asli Martha ‘Baby Reindeer’ Bantah Stalking Richard Gadd
“[Adi] dibilang teman baik sih enggak. Cuma nyapa aja. Itu aja paling nyapanya setahun sekali di kelas 7. [Soalnya] kelas 8 dan 9 beda kelas,” ujar Nimas, Jumat, 24 Mei 2024.
Setelah itu, Nimas mengisahkan bagaimana awal mula Adi menerornya di Twitter. Yakni, saat ia masuk SMA dan tengah mengurus persiapan lomba Paskibra di sekolahnya sampai malam.
Adi meneror Nimas lewat update lokasi Path
Ia bercerita, dulu ia sempat menggunakan medsos Path untuk meng-update lokasi aktivitas keseharian. Tak ia duga, Path yang ia sambungkan ke Twitter pun turut mengunggah update lokasi tersebut. Adi lantas tiba-tiba mengikuti Nimas di Twitter.
“Dulu pakai aplikasi Path yang nyambung ke Twitter. Lokasinya selalu update. Tiba-tiba ada yang follow, aku lihat, ternyata Adi,” ungkap Nimas.
Dari situlah Adi mulai melancarkan terornya dengan cara menguntit Nimas lewat update lokasi dari Path.
“Dia tiba-tiba hubungi aku di Twitter, bilang, ‘Nimas cantik, aku di depan gerbang sekolahmu.’ ‘Nimas, aku nyamperin ke sekolahmu ya.’ ‘Nimas, aku pulang dulu ya. Kamu gak keluar,'” tuturnya menirukan pesan Adi.
BACA JUGA: Berawal dari Uang Rp5 Ribu, Wanita di Surabaya Ini Distalking Teman SMP Selama 10 Tahun





