DEMAK, beritajateng.tv – Pelaksanaan Pilkades Serentak Jilid II Demak terjadi gesekan antar pendukung Pilkades yang terjadi di kabupaten Demak.
Gesekan antar pendukung Pilkades Serentak Jilid II secara serentak mampu jajaran TNI Polri redam sehingga tidak sampai meluas dan melebar.
Hal tersebut kata Bupati Demak Eistianah saat melakukan kunjungan pelaksanaan Pilkades.
“Memang benar tadi ada laporan masuk kalau ada ricuh kecil antar pendukung seperti di desa Kliteh, Lempuyangan dan Kembangan Guntur. Alhamdulillah dapat teratasi oleh petugas gabungan dari Polres Dan Kodim Demak,” terang Bupati Demak.
Kapolres Demak AKBP Muhammad Purbaya mengimbau warga untuk menjaga kondusivitas keamanan dan kenyamanan. Utamanya selama Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak jilid II Tahun 2023 di Kabupaten Demak.
Sedikit informasi, ada 54 desa dari 14 Kecamatan yang menggelar Pilkades pada hari ini, Minggu (8 Oktober 2023).
“Hari ini kami melakukan patroli bersama pengecekan TPS di sejumlah wilayah yang menggelar pemilihan kepala desa,” kata AKBP Muhammad Purbaya.
Kapolres menjelaskan pejabat utama Polres Demak dan anggota BKO dari Brimob Polda Jateng hadir mendampingi patroli. Hal ini untuk mengantisipasi konflik di titik rawan yang sudah Polisi petakan.
“Untuk kerawanan sudah kami petakan. Ada 6 desa yang masuk kategori sangat rawan, 35 desa kategori rawan dan 13 desa kategori aman. Kami juga antisipasi konflik di titik rawan dengan menambah kekuatan personil,” ujarnya.
Menurutnya, pencegahan melalui kegiatan patroli merupakan cara bertindak yang tepat dalam pelaksanaan tindakan secara preventif. Untuk mencegah tindakan-tindakan masyarakat agar tidak mencapai ambang gangguan dan menjadi gangguan nyata.
Pilkades Serentak Jilid II Demak
“Kehadiran anggota Polri harus dapat terlihat oleh masyarakat. Untuk itu tujuannya pun harus jelas, masyarakat harus dapat melihat dan merasakan kehadiran polri ditengah-tengah masyarakat sehingga dapat menciptakan situasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat,” ungkapnya.
Ia pun menegaskan kepada seluruh masyarakat maupun tim sukses untuk bisa menahan diri. Jangan terpancing berita hoax yang dapat memecah belah persaudaraan. Polri dan TNI akan terus mengawal jalannya pesta demokrasi di tingkat desa tersebut.
“Kami akan terus mengawal jalannya tahapan Pilkades serentak jilid II 2023. Kepada seluruh masyarakat, terutama tim sukses, jika menemui adanya kesalahan untuk melapor dengan jalur yang benar. Tentunya kami akan tegas, sesuai peraturan yang sudah tertera bila nantinya ada warga masyarakat yang mengganggu terkait dengan tahapan Pilkades di Kabupaten Demak,” tegasnya.(*)
Editor: Elly Amaliyah





