Pendidikan

Pemkab Demak Gelontorkan Rp. 5 Miliar Bagi Kesejahteraan Guru Non Formal

×

Pemkab Demak Gelontorkan Rp. 5 Miliar Bagi Kesejahteraan Guru Non Formal

Sebarkan artikel ini
Kesejahteraan Guru Non Formal
Bupati Demak Eistianah bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Demak Afief Mundzier menyerahkan bantuan kesejahteraan secara simbolis kepada guru Non Formal se-kabupaten Demak, Jumat 17 November 2023. (Wisnu Budi/beritajateng.tv)

DEMAK, beritajateng.tv – Pemkab Demak Tahun 2023 gelontorkan anggaran sebesar Rp 5 miliar untuk membantu kesejahteraan guru non formal TPQ/ Madin se Kabupaten Demak.

Bupati Demak Eistianah mengatakan bahwa pemkab berupaya semaksimal mungkin untuk membantu kesejahteraan guru non formal TPQ/Madin di Kabupaten Demak.

Hal itu sudah berlangsung pada tahun sebelumnya. Namun untuk anggaran yang telah Pemkab Demak siapkan pada tahun ini lebih besar dari tahun sebelumnya.

“Ini sudah kami lakukan di tahun sebelumnya. Namun memang pada tahun sebelumnya tidak sebesar di tahun 2023 ini,” kata Bupati Demak, Kamis 16 November 2023.

Di Tahun 2023 Pemkab menyiapkan dana Rp 5 miliar untuk kesejahteraan guru TPQ dan Madin di Kabupaten Demak dengan total 5000 guru.

Beri Kesejahteraan Guru Non Formal

“Tahun 2022 kemarin kami menganggarkan sebesar Rp 1 miliar. Dan tahun ini kami anggarkan Rp 5 miliar untuk guru Madin dan TPQ di tahun lalu, jadi ini biar rata,” tegas Bupati.

Selain itu, pihaknya juga menyampaikan bahwa guru Formal juga telah mendapat tambahan dana kesejahteraan. Khususnya untuk guru TK dan Paud.

“Untuk guru formal, kami juga sudah perhatikan juga dengan memberikan tambahan kesejahteraan. Khususnya untuk guru PAUD dan TK, yang awalnya Rp 600 ribu tahun depan Rp 1,2 juta,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kemenag Demak, Afief Mundzier menilai positif apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah kabupaten Demak. Meski demikian anggaran tersebut belum bisa mengcover seluruh guru Madin di Kabupaten Demak.

“Memang dari segi jumlah belum mengcover, tetapi harus kita akui bahwa progres kenaikan yang luar biasa dari tahun sebelumnya,” katanya.

Pihaknya menyebut saat ini guru Madin di Kabupaten Demak kurang lebih sebanyak delapan ribu dan yang belum tercover masih sekitar tiga ribu.

Pihaknya berharap di tahun selanjutnya untuk anggaran yang kita alokasikan untuk kesejahteran guru TPQ/Madin bertambah.