SEMARANG, beritajateng.tv – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang segera melakukan pengisian jabatan 55 lurah dan ratusan kepala seksi (Kasi) kosong di tingkat kelurahan. Pelantikan lurah dan kasi akan berlangsung serentak dalam waktu dekat.
Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Semarang, Joko Hartono, memastikan proses pengisian jabatan sudah berjalan. Pihaknya menargetkan rampung sebelum Lebaran 2026.
“Kami terus bekerja keras dan cerdas. Artinya, kami harus teliti agar penempatan mereka benar-benar sesuai kompetensinya,” ujar Joko.
Ia menegaskan, pengisian jabatan tidak berlangsung secara sembarangan. Selain mempertimbangkan kompetensi dan rekam jejak, BKPP juga memperhatikan faktor domisili, khususnya untuk jabatan lurah.
Menurut Joko, lurah memiliki tanggung jawab yang melekat langsung dengan masyarakat dan tidak mengenal batas jam kerja formal.
BACA JUGA: Pemkot Semarang Buka Lowongan Sekda Baru, ASN Seluruh Indonesia Bisa Daftar
“Lurah itu jam kerjanya tidak terbatas. Tidak hanya sekadar jam kantor, tapi juga melayani masyarakat saat hari libur. Ketika ada kejadian darurat, mereka harus siap turun ke wilayah,” katanya.
Pengalaman pribadi menjadi lurah selama tujuh tahun membuat Joko memahami betul beratnya tugas tersebut. Karena itu, ia menilai penempatan lurah sebaiknya mempertimbangkan jarak tempat tinggal dengan wilayah tugas agar respons pelayanan lebih cepat.
“Kami mencoba menyusun penempatan yang mendekati domisili ASN. Walaupun tidak mungkin 100 persen sama, paling tidak jaraknya tidak terlalu jauh sehingga tidak merepotkan dan bisa memperlancar tugas,” jelasnya.
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa sebagai aparatur sipil negara, setiap ASN tetap harus siap ditempatkan di mana pun sesuai kebutuhan organisasi.
“ASN harus siap ditempatkan di mana saja. Tapi kalau bisa mendekati domisili, tentu lebih baik untuk efektivitas kerja,” ujarnya.
Tak hanya jabatan lurah, Pemkot Semarang juga akan mengisi jabatan kasi dan posisi lain yang saat ini kosong.
Joko memastikan pengisian akan berlangsung secara serentak agar roda pemerintahan di tingkat kelurahan berjalan optimal.
“Insyaallah lurah dan kasi akan kami lantik serentak. Total ada 55 lurah yang kosong dan semuanya akan terisi. Tidak ada lagi yang kosong,” tegasnya.
Ia menyebut proses administrasi dan penataan sudah memasuki tahap akhir. BKPP kini mematangkan penempatan agar sesuai kebutuhan organisasi dan karakter wilayah masing-masing.
“Kami sudah berproses. Semoga dimudahkan dan dilancarkan. Targetnya sebelum Lebaran sudah bisa terlaksana (pelantikan),” katanya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





