Hukum & Kriminal

Pencuri Uang Kotak Amal Pakai Pulut di Masjid Semarang Dibekuk Polisi, Ngaku Belajar dari YouTube

×

Pencuri Uang Kotak Amal Pakai Pulut di Masjid Semarang Dibekuk Polisi, Ngaku Belajar dari YouTube

Sebarkan artikel ini
Kotak Amal Masjid || polisi malak // solo
Ilustrasi pencurian. (ant)

SEMARANG, beritajateng.tv – Aksi pencurian uang kotak amal menimpa Masjid Jami’ Roudhotul Muttaqin, Tambak Lorok, Semarang Utara. Seorang pria bernama Sri Hartono tertangkap setelah mencoba mengutil uang dari kotak amal menggunakan lidi berperekat.

Sri Hartono, warga Purwodadi, Grobogan, beraksi sebelum salat asar pada Sabtu, 26 April 2025. Ia memanfaatkan lubang kecil di kotak amal untuk menjalankan aksinya.

Dengan modal lidi berlumur perekat, ia mengambil uang secara diam-diam. Aksinya terekam kamera pengawas dan menjadi viral di media sosial.

Kanitreskrim Polsek Semarang Utara, Iptu Emut Suharso, menjelaskan bahwa pelaku belajar modus tersebut dari internet.

BACA JUGA: Sempat Klarifikasi, Pencuri Uang Kotak Amal Masjid Tak Berkutik saat Cross-check CCTV

“Iya, informasi itu ada. Dia [mengaku] lihat di YouTube cara ambilnya,” jelasnya pada Selasa, 29 April 2025.

Dalam video yang beredar, pelaku tampak menyenter isi kotak amal terlebih dahulu. Setelah memastikan terdapat uang, ia memasukkan lidi yang sudah ia beri pulut ke lubang. Beberapa lembar uang pun berhasil menempel dan ia ambil.

Aksi mencurigakan itu rupanya diketahui salah satu jamaah masjid. Menurut takmir masjid, Amad, pelaku awalnya berdalih ingin mengambil uang yang jatuh.

BACA JUGA: Lelaki Blora Nekat Curi Kotak Amal di Teras Masjid, Aksinya Terekam CCTV: Pelaku Belum Tertangkap

“Tapi setelah ada rekaman CCTV, dia akhirnya mengaku,” kata Amad.

Takmir masjid lalu menghubungi pengurus lainnya. Pelaku akhirnya diserahkan kepada aparat Polsek Semarang Utara. Polisi menemukan fakta bahwa Sri Hartono sudah dua kali melakukan pencurian dengan metode serupa.

Saat ini, pelaku sudah polisi amankan dan tengah menjalani proses hukum. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan memasang pengawasan tambahan di tempat ibadah. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp