Meski demikian, masih terdapat Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) yang berasal dari berbagai komponen. Seperti penghitungan gaji maupun kegiatan yang tidak terserap secara penuh. Dana tersebut akan masuk dalam Silpa APBD Tahun 2026.
BACA JUGA: Soal WFH dan ASN Bersepeda Lari ke Kantor, Wali Kota Semarang: Fokus Utama Efisiensi BBM
Menurut Ngesti, struktur APBD Kabupaten Semarang masih terdominasi belanja pegawai. Namun demikian, pemerintah daerah tetap berkomitmen mempertahankan kualitas pelayanan dasar kepada masyarakat.
“Sektor kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur tetap menjadi prioritas utama dalam pengelolaan APBD,” tandasnya. (*)
Editor: Farah Nazila





