Jateng

Penjual di Medsos dan Marketplace Bakal Disensus, BPS: Ada Keluarga yang Ternyata Kaya dari Bisnis Online

×

Penjual di Medsos dan Marketplace Bakal Disensus, BPS: Ada Keluarga yang Ternyata Kaya dari Bisnis Online

Sebarkan artikel ini
Jualan Medsos
Momen Wakil Kepala BPS RI, Sonny Harry Budiutomo Harmadi, saat menghadiri pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Lapangan Pancasila Simpanglima Semarang, Kamis, 18 Juni 2026. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

“Dan 15 persen pelaku usaha di Indonesia itu adanya di Jawa Tengah. Jadi perannya Jawa Tengah luar biasa,” lanjutnya.

Pihaknya menambahkan, hasil sensus nantinya akan memberikan gambaran lebih rinci mengenai sektor-sektor ekonomi yang menjadi kekuatan Jawa Tengah, termasuk sektor informal yang selama ini menjadi penopang ekonomi masyarakat.

“Jawa Tengah ini akan semakin kelihatan nanti. Apa yang menyebabkan Jawa Tengah bisa tumbuh termasuk informal sektornya nanti. Detailnya akan ada di hasil Sensus Ekonomi 2026,” jelas Sonny.

Petugas Siap Datangi Daerah Terpencil demi Data yang Lengkap

Untuk memastikan seluruh masyarakat tercatat, BPS menyiapkan petugas lapangan hingga ke wilayah-wilayah yang sulit 𝖽ijangkau. Sonny menuturkan seluruh petugas telah menjalani serangkaian pelatihan berjenjang sebelum 𝖽iterjunkan ke lapangan.

“Sudah selesai kan dari mulai kami penyusunan kuesioner, kemudian ada pelatih instruktur nasional, instruktur utama, instruktur daerah sampai pelatihan petugas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, petugas sensus bekerja dengan sistem yang terstruktur dan 𝖽iawasi secara berlapis. Bahkan, kata Sonny, petugas BPS kerap harus menempuh medan yang tidak mudah demi memastikan tidak ada masyarakat yang terlewat dari pendataan.

“Petugas itu ada petugas lapangan, ada pengawas lapangan. Jadi mereka bekerja dengan struktur dan sistem yang jelas. Kalau lihat petugas-petugas kami itu mereka melewati sungai, jurang, lembah, lautan dan seterusnya hanya untuk mendata bahkan beberapa gelintir keluarga saja dan itu pasti kami lakukan,” ucap Sonny.

BPS Targetkan Data 32 Juta Pelaku Usaha dan 95 Juta Keluarga

Dalam pelaksanaannya, Sensus Ekonomi 2026 menargetkan pendataan terhadap puluhan juta pelaku usaha dan rumah tangga di seluruh Indonesia. Selain itu, BPS juga menargetkan pendataan terhadap 95,3 juta keluarga dan sekitar 289,3 juta individu di seluruh Indonesia.

“Kalau untuk unit pelaku usaha sebetulnya minimal jumlah pelaku usaha yang akan 𝖽idata 32 juta. Untuk keluarga itu jumlahnya 95,3 juta. Untuk individu kurang lebih 289,3 juta,” terang Sonny.