Jateng

Penjual di Medsos dan Marketplace Bakal Disensus, BPS: Ada Keluarga yang Ternyata Kaya dari Bisnis Online

×

Penjual di Medsos dan Marketplace Bakal Disensus, BPS: Ada Keluarga yang Ternyata Kaya dari Bisnis Online

Sebarkan artikel ini
Jualan Medsos
Momen Wakil Kepala BPS RI, Sonny Harry Budiutomo Harmadi, saat menghadiri pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Lapangan Pancasila Simpanglima Semarang, Kamis, 18 Juni 2026. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Pelaku usaha yang jualan melalui media sosial (medsos), marketplace, hingga usaha rumahan tanpa papan nama tetap akan masuk dalam pendataan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026).

Badan Pusat Statistik (BPS) memastikan pendataan tidak hanya menyasar toko, restoran, perusahaan, maupun usaha yang telah terdaftar secara resmi. Aktivitas ekonomi yang berlangsung dari rumah dan berkembang melalui platform digital juga menjadi bagian dari sensus kali ini.

Wakil Kepala BPS RI, Sonny Harry Budiutomo Harmadi, mengatakan Sensus Ekonomi 2026 bertujuan memotret seluruh aktivitas ekonomi masyarakat secara menyeluruh, mulai dari pelaku usaha berskala besar hingga ekonomi keluarga.

“Kalau ini sensus ekonomi, jadi mensensus khusus ekonomi. Baik para pelaku usaha maupun ekonomi keluarga. Jadi nanti kita akan datang ke seluruh unit pelaku usaha dan juga door to door ke rumah,” ujar Sonny saat beritajateng.tv jumpai di Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang, Kamis, 18 Juni 2026.

BACA JUGA: Tak Berkaitan dengan Pajak, BPS Minta Warga Jangan Tolak Petugas Sensus Ekonomi 2026

Sonny mengaku banyak usaha yang selama ini tidak tercatat karena 𝖽ijalankan dari rumah tanpa memiliki toko maupun papan nama. Padahal, kata 𝖽ia, aktivitas tersebut turut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Karena banyak usaha yang 𝖽ilakukan di rumah tapi tidak punya plang, tidak tercatat. Pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah itu luar biasa dan pasti akan memberi manfaat bagi masyarakat di level keluarga. Makanya kami akan mendata di level keluarga juga,” jelasnya.

Merespons apakah usaha yang 𝖽ipasarkan melalui media sosial juga akan masuk pendataan, Sonny memastikan seluruh aktivitas ekonomi 𝖽igital tetap akan tercatat dalam sensus.

BPS Temukan Keluarga di Medan yang Ternyata Hidup Mewah dari Jualan di Medsos

Sonny mengatakan, perubahan perilaku masyarakat membuat sumber penghasilan tidak lagi selalu terlihat secara kasatmata.