Kegiatan kemudian berlanjut penguatan kapasitas kelembagaan forum koordinasi lintas sektor bersama PMU CDCSUI Nasional, Ayi Ardhisastra, yang membahas peran dan dukungan para pihak.
Hari pertama pun ditutup dengan pembentukan Forum Koordinasi Lintas Sektor Pengelolaan SDG Pertanian Kabupaten Magelang.
BACA JUGA: Jadi Magnet Wisata Kabupaten Magelang, Ini 4 Daya Tarik Gunung Telomoyo buat Liburan Sekolah
Memasuki hari kedua, Kepala BRMP Biogen, Atekan, lantas memberikan pengarahan. Ia menyebut Forum Koordinasi Lintas Sektor Pengelolaan SDG Pertanian sebagai wadah untuk memperkuat dukungan antar-OPD dalam mencapai target program.
“Tiga komoditas sasaran, yakni padi, talas, dan uwi, dapat memiliki nilai tambah sehingga mendorong petani untuk terus melakukan konservasi dan budi daya,” jelasnya.
Atekan juga menekankan pentingnya kemampuan OPD dalam mengidentifikasi kebutuhan petani serta menjaga kearifan lokal Magelang melalui pendampingan kelompok tani, termasuk mendukung inovasi untuk menjaga keberlanjutan pengelolaan komoditas dan lingkungan.
Pada hari kedua, peserta juga menyusun rencana kerja Forum Koordinasi Lintas Sektor Pengelolaan Sumber Daya Genetik Pertanian (LSP-SDGP) Kabupaten Magelang.
Rangkaian pertemuan ditutup dengan penandatanganan Berita Acara Komitmen Pembentukan Kelembagaan Forum Koordinasi Lintas Sektor Pengelolaan Sumber Daya Genetik Pertanian (LSP-SDGP) oleh para pemangku kepentingan yang hadir.
Penandatanganan tersebut menjadi penanda dimulainya kerja bersama forum dalam mendukung pelaksanaan Program CDCSUI di Kabupaten Magelang. (adv)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





