Nasional

PNM Dorong Pemberdayaan Masyarakat Banyumas Lewat Ruang Pintar dan Budidaya Madu Klanceng

×

PNM Dorong Pemberdayaan Masyarakat Banyumas Lewat Ruang Pintar dan Budidaya Madu Klanceng

Sebarkan artikel ini
PNM Pemberdayaan masyarakat
Pemberdayaan masyarakat dan pelatihan budidaya madu klanceng PNM kepada nasabah di Mekaar Desa Langgongsari, Cilongok, Banyumas, Senin 6 November 2023. (Steve Arie/beritajateng.tv)

JAKARTA, beritajateng.tv – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bagian dari Holding Ultra Mikro menggalakkan upaya pemberdayaan masyarakat Banyumas melalui pendekatan pembiayaan produktif dan pendampingan usaha.

Salah satu langkahnya adalah memberikan pelatihan budidaya madu klanceng kepada nasabah di Mekaar Desa Langgongsari, Cilongok, Banyumas, yang dapat menjadi sebagai peluang usaha.

Desa ini telah menjadi pusat budidaya madu Klanceng dengan adanya gapura Kampung Madani di pintu masuk desa.

Dengan kerjasama bersama Universitas Jendral Soedirman dan Benihbaik.com. Melatih 600 warga desa dalam budidaya madu klanceng yang memiliki nilai ekonomis tinggi serta kandungan vitamin yang bermanfaat.

Selain itu, PNM juga mendirikan ruang pintar sebagai tempat belajar bagi anak-anak, lengkap dengan fasilitas seperti koleksi buku, laptop, dan akses Wi-Fi.

Rohmat Agus Pranoto, Pemimpin Cabang PNM Purwokerto, menyatakan bahwa program pendampingan PNM pemberdayaan masyarakat. Tidak hanya menitikberatkan pada kemajuan usaha nasabah, tetapi juga memberikan manfaat sosial yang luas bagi masyarakat.

PNM Dorong Pemberdayaan Masyarakat

“PNM berkomitmen agar masyarakat dapat mengakses peluang kesejahteraan yang lebih luas dengan ragam usaha yang dapat meluas. Serta akses pendidikan bagi anak-anak di desa,” tuturnya.

Lanjutnya, kampung Madani merupakan konsep kampung binaan yang mengintegrasikan aspek sosial, ekonomi, dan pendidikan. Dengan melibatkan nasabah dan masyarakat setempat dalam pengelolaan desa.

Program ini juga merupakan implementasi dari Sustainable Development Goals (SDGs) PNM yang bertujuan untuk membantu pemerintah dalam mengurangi kesenjangan sosial, menciptakan pendidikan berkualitas. Serta mewujudkan kehidupan yang sehat dan sejahtera. Tiga pilar SDGs, yaitu pilar ekonomi, sosial, dan lingkungan, terwujud dalam kegiatan ini.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PNM, L. Dodot Patria Ary, menegaskan komitmen PNM dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat prasejahtera melalui berbagai program pemberdayaan.

“Selain Kampung Madani dan Ruang Pintar, PNM terus memberikan pelatihan kepada nasabah yang kami dampingi. Hingga 30 Oktober 2023, kami telah menyelenggarakan 9.817 sesi pelatihan yang berdampak pada 44.793 nasabah yang telah mulai berpartisipasi dalam e-commerce. Serta 645.094 nasabah yang telah memiliki Nomor Induk Berusaha,” katanya.

PNM juga menargetkan pembentukan 20 Kampung Madani pada tahun 2023. Hingga saat ini, sudah ada 17 Kampung Madani yang siap menjadi desa terintegrasi yang memberikan efek berganda bagi kehidupan masyarakat desa. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp