“Silakan nanti bagi para pemudik masyarakat bisa scan barcode SiPolan yang akan memberikan guidance, akan memandu masyarakat untuk lebih nyaman, aman sampai ke tempat tujuan,” ujarnya.
45 Posko Mudik di Jalur Pantura, Tengah, dan Selatan
Selain menyiapkan layanan digital, Polda Jawa Tengah juga mendirikan puluhan posko mudik di berbagai jalur utama di provinsi tersebut. Ribut menyebut terdapat 45 posko yang pihaknya siapkan untuk membantu pemudik selama periode arus mudik dan balik Lebaran.
“Kami sudah Sukun bantu untuk membuat 45 posko mudik sepanjang jalur baik jalur Pantura, jalur Tengah, jalur Selatan,” jelasnya.
BACA JUGA: Polda Jateng Geledah Kantor Pusat Koperasi BLN di Salatiga, Amankan Sejumlah Dokumen Penting
Pada posko tersebut ada berbagai instansi yang terlibat dalam pengamanan mudik Lebaran.
“Posko ini kita manfaatkan bersama-sama, kami isi dengan rekan-rekan dari instansi terkait, dari TNI, dari Dinas Perhubungan, dari Basarnas, dari Jasa Raharja, dari BPBD, dari Linmas dan yang lain-lain,” ujarnya.
Program Valet and Ride Kembali Ada di Brebes
Polda Jawa Tengah juga kembali menyiapkan layanan valet and ride bagi pemudik sepeda motor. Khususnya yang melintas dari wilayah Jawa Barat menuju Jawa Tengah.
Program tersebut berada di wilayah Brebes untuk membantu pemudik yang mengalami kelelahan saat perjalanan.
“Kami menyiapkan valet and ride yang di Brebes yang siap mengangkut untuk ke Semarang. Motornya angkut dengan towing, penumpangnya menggunakan bus,” jelas Ribut.
Ia menyebut fasilitas tersebut disediakan untuk mengantisipasi titik kelelahan pemudik kendaraan roda dua yang biasanya terjadi di wilayah antara Cirebon dan Brebes.
“Kami membantu memberikan hospitality, kami akan angkut ke Semarang kendaraannya bersama-sama juga dengan penumpangnya naik bus,” terang Ribut.
Ribut mengaku layanan tersebut cukup masyarakat minati pada pelaksanaan mudik tahun sebelumnya. Sehingga pada tahun ini jumlah armada yang disiapkan ditambah.





