BLORA, beritajateng.tv – Polisi berhasil gagalkan pencurian kayu atau illegal logging di depan pos Perhutani petak 65 Todanan, Blora.
Tim gabungan Satuan Unit Rekrim Polsek Todanan dan petugas dari Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Blora, Jawa Tengah berhasil gagalkan Illegal Logging atau pencurian kayu.
Upaya polisi gagalkan illegal logging atau pencurian kayu ttepatnya di depan pos Perhutani petak 65 RPH BKPH Kalonan Blota.
Petak 65 Rencana Pengelolaan Hutan (RPH) Kalonan Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kalonan KPH Blora turut Desa Tinapan, KecamatanTodanan.
Dari hasil penangkapan itu, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu dump truk dengan Nomor Polisi K 1542 PH. Truk itu bermuatan kayu sebanyak 69 batang (3.674 m³).
Selain barang bukti polisi juga mengamankan dua orang tersangka. Yakni Lasminto (47) dan Yoyok (39) warga Dukuh Kalonan, Desa Tinapan, Kecamatan Todanan.
Kasat Reskrim Polres Blora AKP Supriyono membenarkan peristiwa tersebut, bahwa ada dugaan keterlibatan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) di wilayah setempat.
“Ya, informasinya seperti itu, inisianya Z” kata AKP Supriyono, saat di hubungi wartawan, Sabtu 24 Juni 2023.
Keterlibatan Z ini, katanya berdasarkan keterangan kedua tersangka saat dilakukan pemeriksaan.
Atas kejadian tersebut RPH Kalonan BKPH Kalonan KPH Blora mengalami kerugian sebesar Rp.9.389.253.
Kedua tersangka kini mendekam di tahan Polres Blora. Beserta barang buktinya. Polisi terus melakukan pengembangan kasus tersebut. (*)
Editor: Elly Amaliyah





