Olahraga

PSIS Semarang Rombak Manajemen, Direktur Akademi Malut United Jadi Manajer Mahesa Jenar

×

PSIS Semarang Rombak Manajemen, Direktur Akademi Malut United Jadi Manajer Mahesa Jenar

Sebarkan artikel ini
Manajer anyar PSIS Semarang, Hengki Oba. (Foto: Dok. Antara/Abdul Fatah)

SEMARANG, beritajateng.tv – PSIS Semarang merespons kabar pergantian pemilik dengan langkah berani yang memunculkan banyak perhatian publik sepak bola.

PSIS memasukkan Hengki Oba, sosok penting dalam struktur Malut United, sebagai manajer anyar Laskar Mahesa Jenar guna menyegarkan arah langkah tim.

Nama Hengki Oba muncul resmi pada laman ILeague sebagai manajer baru PSIS Semarang. Pria asal Ternate itu bahkan hadir mendampingi skuad Mahesa Jenar saat laga tandang ke Kudus pada pekan ke-10 Championship 2025/2026.

Asghar Saleh, Asisten Manajer Malut United, mengunggah rekaman momen perkenalan Hengki melalui akun Instagram pribadinya.

BACA JUGA: Persiku Kudus Bungkam PSIS Semarang 3-0: Macan Muria Naik 1 Peringkat, Mahesa Jenar Tetap di Dasar

“Memperkenalkan Hengky Oba – Direktur Akademi Malut United sebagai Manajer PSIS yang baru di hadapan pemain, pelatih, dan suporter yang datang memberikan dukungan untuk kebangkitan PSIS Semarang,” tulisnya, baru-baru ini.

Usai mendampingi sesi latihan PSIS di Lapangan Arhanud Semarang, Kamis, 13 November 2025, Hengki mengakui tantangan besar yang menunggu.

“Kalau saya lihat, memang masih banyak kekurangan. Semoga waktu bisa bantu langkah perbaikan,” ucapnya.

Perjalanan PSIS sepanjang musim terasa berat. Klub kebanggaan Kota Atlas belum meraih satu pun kemenangan dari sembilan laga putaran awal, sesuatu yang cukup menyakitkan bagi pendukung fanatik Mahesa Jenar.

BACA JUGA: Head-to-Head Persiku Kudus Kontra PSIS Semarang, Duel Dua Tim Terbawah Klasemen Sementara

Rentetan hasil buruk berlanjut saat Persiku Kudus menutup laga awal putaran lanjutan dengan kemenangan telak tiga gol tanpa balas. Kekalahan tersebut membuat PSIS berada pada posisi paling bawah dengan koleksi dua poin.

Kendati situasi belum menguntungkan, Hengki tetap menumbuhkan harapan positif untuk seluruh elemen tim. Ia pun percaya PSIS bakal bisa kembali ke Liga 1, walaupun harapannya minimal bertahan di Liga 2.

“Tapi kalau tahun ini mesti bertahan dulu, itu juga sudah cukup. Tahun depan baru kami pikirkan langkah selanjutnya,” tegas Hengki. (*)