SEMARANG, beritajateng.tv – Keluarga menyampaikan kepuasannya terhadap perkembangan kasus kematian Gamma Rizkynata Oktafandy. Menurut mereka, keputusan pemecatan Aipda Robig secara tidak hormat (PTDH) telah sesuai dengan perkiraan mereka.
Hal itu ayah Gamma, Andi Prabowo, sampaikan bersama kuasa hukumnya, Zainal Petir, usai melihat langsung jalannya sidang kode etik Aipda Robig, Senin, 9 Desember 2024 malam.
“Jadi hasil sidang yang putusannya PTDH ini sudah sesuai dengan perkiraan kami. Sesuai analisa kami,” kata Zainal mewakili keluarga.
Zainal menuturkan, tindakan penembakan kepada Gamma dan dua temannya merupakan bentuk kesewenang-wenangan Aipda Robig. Terlebih, penembakan itu tidak terjadi saat Aipda Robig menjalankan tugas.
“Perbuatan yang pelaku lakukan ini tidak dalam rangka menjalankan tugas dan tidak [dalam] kondisi nyawa terancam,” papar Zainal.
Keluarga Gamma yakin Aipda Robig beroleh putusan pemecaran tidak hormat
Sebelum sidang etik selesai, Zainal memang sudah meyakini Aipda Robig bakal beroleh putusan pemecatan tidak hormat. Sebab, ia percaya, Gamma tidak terlibat dalam tawuran.
Kemudian klaim kepolisian bahwa Aipda Robig terpaksa melepaskan tembakan saat berusaha membubarkan tawuran pun tidak terbukti.
“Sejak awal saya sudah ngomong gitu, kami menelusuri ke orang yang tahu persis. Tidak ada yang melakukan perlawanan,” tegasnya.
Lebih lanjut, terkait Aipda Robig yang mengajukan banding, Zainal menyatakan keluarga menghormati keputusan itu. Menurutnya, banding memang merupakan hak dari seorang teradu.
BACA JUGA: Pengakuan Korban Penembakan Siswa SMKN 4 Semarang yang Selamat, Bantah Serempet Aipda Robig
Meski begitu, ia yakin banding yang Aipda Robig ajukan tidak akan diterima. Apabila sampai banding tersebut diterima, kata Zainal, hanya akan semakin menjatuhkan citra Polri di mata masyarakat.
“Banding itu memang hak daripada teradu. Kalau diterima ya publik atau masyarakat pasti kecewa, menilai citra polisi buruk, karena perbuatannya merusak citra institusi Polri itu sendiri,” tegasnya.
Sementara itu, ayah Gamma, Andi Prabowo, mengaku puas dengan keputusan pemecatan Aipda Robig secara tidak hormat. Ia berharap, anaknya segera mendapat keadilan.
“Puas sekali dengan [putusan] pemberhentian tidak hormat kepada tersangka,” imbuh Andi Prabowo. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi




