SEMARANG, beritajateng.tv – Anggur Shine Muscat merupakan jenis buah-buahan yang cukup menarik perhatian para pecinta buah. Rasanya yang unik dengan memiliki tekstur yang lembut membuat buah yang satu ini auto laris manis.
Namun sayangnya, para warganet kini mendadak ramai soal kandungan pestisida yang terdapat dalam buah tersebut. banyak berita negatif yang menginformasikan bahwa adanya sebuah penemuan zat berbahaya.
Terlepas dari itu, ternyata buah tersebut memiliki banyak kandungan manfaat yang cukup baik loh bagi kesehatan. Berikut ini akan beritajateng.tv bagikan informasi seputar buah yang satu ini.
BACA JUGA: Puasa Auto Kuat! Berikut Daftar Buah Sehat yang Wajib Jadi Menu Sahur
Buah Anggur Shine Muscat
Melalui penelitian yang intensif, para peneliti berhasil mengembangkan varietas anggur tanpa biji dengan rasa yang lebih manis, tekstur yang lebih kenyal, dan ketahanan terhadap penyakit tanaman.
Pada tahun 2003, buah anggur ini diperkenalkan kepada petani setempat dan resmi didaftarkan pada tahun 2006.
Karena kualitas, nilai gizi, dan rasa manisnya, anggur ini menjadi sangat populer dan banyak dibudidayakan. Prefektur Yamanashi, yang merupakan salah satu daerah asal pengembangan anggur Shine Muscat, kini memproduksinya dalam skala besar.
Saat ini, buah tersebut juga dinikmati oleh para pencinta buah di Asia Timur dan Tenggara, termasuk di Indonesia.
Manfaat Bagi Tubuh
Anggur yang satu ini terkenal kaya akan antioksidan, terutama resveratrol dan flavonoid, yang dapat melindungi tubuh dari dampak negatif radikal bebas.
Antioksidan ini membantu mencegah kerusakan sel yang dapat menyebabkan penuaan dini dan berbagai penyakit kronis, seperti penyakit jantung dan kanker.
Kandungan resveratrol dalam anggur hijau Shine Muscat berfungsi untuk meningkatkan kesehatan jantung dengan mengurangi peradangan, menurunkan kadar kolesterol LDL, serta meningkatkan fungsi endotel di arteri.
Anggur ini juga mengandung vitamin C, yang sangat penting untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Dengan sistem imun yang kuat, tubuh menjadi lebih tahan terhadap infeksi bakteri dan virus.





