BLORA, beritajateng.tv – Ratusan warga Blora berbondong-bondong menghadiri acara Sedekah Bumi, di mana mereka berebut tumpeng hasil bumi.
Momen ini juga pihak kepolisian manfaatkan untuk mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat memarkir sepeda motor, menyusul maraknya kasus pencurian sepeda motor (curanmor).
Dalam beberapa bulan terakhir, Blora mengalami peningkatan jumlah pencurian sepeda motor dan perhiasan, terutama selama acara keramaian seperti Sedekah Bumi.
BACA JUGA: Hardiknas di Blora: Adat Jawa, Santunan Guru, dan Harapan Pendidikan Bermutu
Meskipun polisi telah menangkap sejumlah pelaku, kasus pencurian tetap saja terjadi.
Aipda Arif Nirwanto, salah satu petugas lapangan, menyatakan bahwa mereka selalu melakukan patroli untuk memberikan imbauan keamanan kepada masyarakat.
“Kami mengimbau warga agar memarkirkan motor di tempat yang aman dan mengunci stang,” ujarnya, Senin, 5 Mei 2025.
BACA JUGA: Masih Eksis Sejak 1910, SDN 1 Kunden Tertua di Kabupaten Blora, Dulunya Sekolah Rakyat
Cici, salah satu warga yang ikut meramaikan acara, mengungkapkan keresahan terkait maraknya pencurian.
“Saya berharap polisi segera menindak tegas pelaku curanmor yang meresahkan masyarakat Blora,” katanya.
BACA JUGA: Cegah Peredaran Narkoba dan Miras, Polres Blora Razia Sejumlah Tempat Hiburan Malam
Dengan semakin maraknya pencurian, kepolisian mengimbau seluruh Bhabinkamtibmas tetap siaga dan mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada di setiap acara, terutama selama bulan Sedekah Bumi ini.
Keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi prioritas utama agar acara tradisional tersebut berlangsung aman dan nyaman. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





