Pesan Amy tak lepas dengan kondisi yang terjadi di Indonesia. Saat kuota 30 persen belum sepenuhnya terwujud dan politik kekerabatan masih mengemuka, pemberitaan yang peka gender menjadi salah satu kunci agar suara perempuan tak tenggelam.
“Pada akhirnya, yang penting bagi jurnalis muda adalah membaca banyak sekali liputan dari berbagai belahan dunia. Itu sumber inspirasi sekaligus pelajaran tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan,” pungkas Amy. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





