Jateng

Ribuan Warga Masih Mengungsi, BPBD Jateng: Mau Pantura dan Pansela, Pasti Kena Banjir

×

Ribuan Warga Masih Mengungsi, BPBD Jateng: Mau Pantura dan Pansela, Pasti Kena Banjir

Sebarkan artikel ini
Pantura Banjir
Kepala Pelaksana Harian (Klakhar) BPBD Provinsi Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, saat dijumpai di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kota Semarang, Kamis, 22 Januari 2026 sore. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

Tempat pengungsian, kata Bergas, seluruhnya menggunakan bangunan permanen seperti sekolah, masjid, dan aula, bukan tenda darurat.

“Keselamatan warga masyarakat nomor satu. Evakuasi sudah dilakukan oleh BPBD, relawan, TNI, dan Polri, khususnya untuk kelompok rentan. Kebutuhan dasar mulai dari pangan, makan, minum, sampai tempat pengungsian sudah mendapat support. Pangannya dari Kemensos, Dinas Sosial, PMI, Baznas, dan masyarakat, itu sudah luar biasa,” kata Bergas.

Modifikasi Cuaca Jadi Upaya Utama Tangani Banjir Pantura

Untuk mempercepat surutnya banjir, BPBD Jawa Tengah bersama BNPB juga melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). OMC tersebut telah berlangsung sejak 15 Januari dan perpanjangan hingga 24 Januari 2026.

“Dari tanggal 20 kemarin diperpanjang sampai tanggal 24. Nanti dilihat lagi kondisi cuaca berikutnya. Kalau diperlukan, OMC bisa dilakukan kembali,” ujarnya.

Mengenai kondisi tanggul, Bergas menyebut tidak ada tanggul jebol di wilayah Pati. Banjir di daerah tersebut terjadi akibat limpasan debit air yang tinggi. Sementara di Kudus, sebelumnya sempat terjadi tanggul jebol dan telah pemerintah daerah dan masyarakat tangani secara darurat.

“Kalau di Bremi-Meduri itu bukan jebol, tapi melimpas. Maka dilakukan peninggian tanggul,” katanya.

BACA JUGA: Banjir Pekalongan Belum Surut, 59 Ribu Jiwa Terdampak, Hampir 2 Orang Ribu Mengungsi

Bergas juga mengingatkan bahwa wilayah Pantura dan Pansela mutlak merupakan daerah langganan banjir saat memasuki musim penghujan, khususnya di kawasan hilir sungai.

Sementara itu, kata dia, daerah pegunungan lebih rentan terhadap bencana longsor. Hal itu ia ungkap saat menanggapi terkait pemetaan bencana di Jawa Tengah.

“Kalau yang jelas, yang kena pemetaan banjir itu satu, daerah aliran sungai, yang kedua daerah hilir. Mau Pantura itu pasti kena, Pansela itu pasti kena. Kalau yang di gunung itu agak susah itu kalau bicara banjir, tapi kenanya longsor,” ucap Bergas.

Bergas Ungkap Sudah Banyak Bencana di Awal dan Pertengahan Januari 2026