Opini

Ritme Bayangan Menjadi Kenyataan

×

Ritme Bayangan Menjadi Kenyataan

Sebarkan artikel ini
phk
Ilustrasi pekerja. (Foto: Freepik)

​Untuk mengenali diri sendiri bisa dikatakan mudah, namun pada kenyataannya tidak semudah yang dibayangkan,masih ada beberapa bagian di dalam diri kita yang sering tidak kita sadari. Alasan kita perlu untuk mengenali diri sendiri adalah agar hidup berjalan lebih nyaman dan enak karna kita tahu apa yang sesuai dengan diri kita dan bagaimana menyikapi hambatan eksternal yang datang ke kehidupan kita, lebih ringan dan mudah untuk menjalani hari-hari karena setiap harinya kita akan terus berkomunikasi dengan orang lain, jika tidak menjadi diri sendiri dan selalu bersikap menutupi diri serta berlagak menjadi diri orang lain, tentu akan merasakan ketidaknyamanan, dihantui rasa bersalah, dan hidup dalam rasa khawatir. Jika hal ini terjadi bagaimana kita akan melakukan sebuah perubahan yang memberi efek positif, jika diri sendiri masih berbohong melakukan hal yang berdampak negatif, kebiasaan ini akan mempengaruhi kehidupan pribadi dan juga memberi pandangan buruk kepada orang lain. Coba bayangkan jika orang mengetahui dirimu yang sebenarnya yang jauh berbeda dengan dirimu di kehidupan bertemu orang banyak, orang tidak akan lagi percaya terhadap apa yang kamu lakukan sebab semua hal yang diperlihatkan adalah bayangan belaka.

2. Kenali Apa yang Diinginkan

​Terkadang kita mengingingkan sesuatu, namun terlalu takut dan cemas terhadap suatu hal yang belum pernah dicoba. Ketakutan ini jika tidak dilawan, akan terus menjadi duri yang menusuk perjalananmu selama hidup. Setelah mampu mengenali diri, tahap selanjutnya adalah introspeksi diri apa yang diinginkan, apakah ingin menjadi seorang yang kaya dengan uang milyaran? Atau menjadi seseorang yang mampu berbagi ilmu tiada henti, atau menginginkan properti dengan saham dimana-mana, atau hanya sekedar ingin menjadi manusia biasa yang hidupnya pasrah mengalir begitu saja? Kita tidak bisa menginginkan sesuatu tanpa adanya tindakan. Jika hanya menginginkan ini itu, tetapi tidak ada aksi yang dilakukan, hanya harapan semu yang menghampiri.

3. Mencoba Menyelami Kemampuan Diri