Opini

Ritme Bayangan Menjadi Kenyataan

×

Ritme Bayangan Menjadi Kenyataan

Sebarkan artikel ini
phk
Ilustrasi pekerja. (Foto: Freepik)

​ Dari keempat poin diatas jika dirasa sudah melakukannya serta merasa siap untuk berkembang lebih lagi,tindakan yang perlu dilakukan adalah ambil langkah keberanian, mencoba ke tahap yang lebih sulit untuk mengukur sejauh mana kita bisa bertahan hidup di luar dari zona nyaman. Setiap harinya kehidupan akan terus berubah, irama perasaan pun berubah dari rasa sedih akan berubah menjadi rasa senang atau sebaliknya, dihantui rasa marah, emosi, kecewa semua perasaan ini berubah setiap harinya tidak bisa kita menaruh sebuah tolak ukur jika manusia akan berperilaku sama setiap harinya, karna hakikatya manusia akan terus berkembang dari fase bayi, balita, remaja, dewasa, hingga lansia. Menyamaratakan semua perilaku di fase umur yang berbeda adalah suatu hal mustahil untuk dilakukan. Maka dari itu, fase umur terbaik untuk memulai kehidupan adalah sejak dini terutama masa remaja seperti kita saat ini.

​Melansir dari pengalaman hidup saya sejak kecil, mungkin terjadi juga dengan individu lainnya pasti memiliki keinginan dan cita-cita untuk menjadi dokter, namun seiring berjalannya waktu dan keadaan semuanya berubah menyesuaikan tantangan yang datang ke kehidupan. Mungkin tiap individu memiliki tantangan hidup yang berbeda, ada yang merasakan pahit terlebih dahulu atau langsung merasakan kenikmatan hidup atau juga yang terjadi malah sebaliknya. Manusia hanya bisa berencana, namun semuanya diatur oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Hakikatnya, inti dari topik kali ini bergeraklah dengan cepat namun pasti meninggalkan bayangan yang tak pasti untuk mencapai wujud mimpi yang di nanti sejak dini. (*)

Ditulis oleh: Maisyah Nur Rasyifah, Mahasiswa Komunikasi, FISIP Universitas Sriwiyaja

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp