Hukum & Kriminal

Robig Telah Serahkan Memori Banding, Polda Jateng: Diterima Propam di Hari Terakhir Penyerahan

×

Robig Telah Serahkan Memori Banding, Polda Jateng: Diterima Propam di Hari Terakhir Penyerahan

Sebarkan artikel ini
Sidang Banding Memori Banding aipda robig
Aipda Robig saat rekonstruksi di minimarket Jalan Penataran Raya, Kelurahan Kalipancur, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, pada Senin, 30 Desember 2024. (Fadia Haris Nur Salsabila/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Aipda Robig Zaenudin, tersangka penembakan Gamma (17), telah menyerahkan memori banding atas putusan sidang etik yang memutuskan pemberhentian tidak hormat (PTDH) dirinya.

Memori banding ini telah Propam Polda Jawa Tengah terima pada Sabtu, 11 Januari 2025 lalu. Informasi ini terkonfirmasi oleh Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Artanto, Minggu, 12 Januari 2025.

BACA JUGA: Pihak Robig Singgung UU Darurat, Zainal Petir: Jangan Alihkan Masalah!

“Memori banding Aipda Robig sudah Propam [Polda Jateng] terima,” ungkap Artanto.

Ia menambahkan, Robig menyerahkan memori banding pada hari terakhir dari waktu yang tersedia, yakni Sabtu kemarin.

BACA JUGA: Video Aipda Robig Sering Protes saat Rekonstruksi Penembakan Gamma

Aipda Robig mendapatkan waktu 21 hari untuk menyusun memori banding sejak permohonan banding Robig ajukan pada Kamis, 12 Desember 2024 lalu.

Sidang etik sebelumnya memutuskan Aipda Robig bersalah atas tindakan berlebihan yang menyebabkan kematian Gamma, siswa SMKN 4 Semarang. Vonis tersebut menjatuhkan hukuman pemecatan kepada Robig.

BACA JUGA: Video Pengacara Aipda Robig Singgung Anak Bawa Sajam Perlu Dihukum

Artanto menjelaskan, langkah berikutnya setelah penerimaan memori banding adalah penyusunan surat keputusan oleh Bid Propam Polda Jateng.

Surat tersebut akan menunjuk perwira yang bertugas melaksanakan sidang komisi etik untuk meninjau banding yang Robig ajukan.

BACA JUGA: Video Kuasa Hukum Aipda Robig dan Keluarga Gamma Adu Argumen dalam Rekonstruksi

Selain itu, Komisi Kode Etik Polri (KKEP) akan mempersiapkan keputusan terkait proses banding tersebut. Proses ini akan menentukan apakah keputusan PTDH akan tetap berlaku atau ada perubahan berdasarkan argumen dalam memori banding. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp