Jateng

Ruang Kelas SDN Wonorejo 03 Rusak, Ketua DPRD Kabupaten Semarang Desak Pemkab Lekas Perbaiki

×

Ruang Kelas SDN Wonorejo 03 Rusak, Ketua DPRD Kabupaten Semarang Desak Pemkab Lekas Perbaiki

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening, usai melihat kerusakan di SDN Wonorejo 03, Selasa, 20 Oktober 2025 petang. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Kerusakan empat ruang kelas SDN Wonorejo 03, Desa Wonorejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, sudah mengkhawatirkan.

Oleh karena itu, perbaikan terhadap fasilitas pendidikan tersebut harus segera Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang lakukan demi kenyamanan guru dan murid.

Hal itu Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening, tegaskan usai melihat kerusakan di SDN Wonorejo 03, Selasa, 20 Oktober 2025 petang.

Untuk penganggaran perbaikan tersebut, jelas Bondan, bisa menggunakan pergeseran belanja tidak terduga, karena memang butuh penanganan segera.

Pasalnya, kondisi ruang kelas memang sudah sangat mengkhawatirkan dan cukup membahayakan guru serta para murid yang beraktivitas di sekolah.

BACA JUGA: Atap Rusak Parah, 4 Ruang Kelas SDN Wonorejo 03 Semarang Kosong: Kegiatan Belajar Kini 2 Shift

Menurutnya, kerusakan empat ruang kelas itu merupakan situasi yang cukup memprihatinkan dan jangan sampai terjadi lagi di Kabupaten Semarang.

“Artinya, selain kualitas pendidikan, Pemkab Semarang juga harus betul-betul memperhatikan kondisi sarana dan prasarana pendidikan yang ada,” tuturnya.

Bondan juga meminta kepada semua sekolah, korwil, dan dinas pendidikan untuk mengecek kondisi seluruh bangunan sekolah atau fasilitas pendidikan yang ada.

“Tidak hanya di SDN Wonorejo 03, namun juga sekolah lain di Kabupaten Semarang. Jangan sampai kondisi sekolah yang menbahayakan tidak ketahuan,” tegasnya.

Terpisah, Kepala BPBD Kabupaten Semarang, Alexander Gunawan Tribiantoro, menyebut pihaknya telah melakukan asesmen di SDN Wonorejo 03.

BACA JUGA: Belajar Demokrasi, Siswa SMKN H Moenadi Kunjungi DPRD Kabupaten Semarang

Hasil asesmen tersebut kondisinya memang sangat memprihatinkan dan secara lisan juga sudah pihaknya laporkan kepada Bupati Semarang.

“Besok pagi kami akan sampaikan hasil asesmen ini secara tertulis dengan nota dinas melalui Penjabat (Pj) Sekda Kabupaten Semarang,” jelasnya.

Namun demikian, lanjut Alexander, BPBD Kabupaten Semarang akan berkoordinasi pula dengan Dinas Pendidkan Kabupaten Semarang.

“Artinya ini tanggung jawab kami bersama, karena sudah hampir satu bulan para murid belajar dalam kondisi sarpras cukup membahayakan,” imbuhnya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp