SEMARANG, beritajateng.tv – Film bioskop Indonesia mayoritas kini penuh dengan tayangan yang bergenre horor dengan kisahnya yang super mencekam. Konco-Konco Edan hadir sebagai pemanis lantaran meski horor namun bertemakan komedi.
Merupakan karya dari MPS Pictures yang sebelumnya telah merilis film horor berjudul Perjanjian Setan. Kabarnya film tersebut akan tayang di bioskop pada bulan Desember mendatang.
Bagi kamu yang penasaran, sembari menunggu tayangnya di bioskop simak informasinya berikut ini seputar sinopsis dari film tersebut.
BACA JUGA: Film Guna-guna Istri Muda: Sinopsis, Jadwal Tayang hingga Daftar Pemain
Sinopsis Film Konco-Konco Edan
Film ini menceritakan tentang sebuah petualangan dari ketiga pemuda bernama Memet, Kubil dan Bolay. Mereka semua melakukan perjalanan dengan melintasi sebuah pulau yang cukup jauh.
Dalam menempuh perjalanan tersebut, ketiga pemuda ini ternyata bersama dengan seorang wanita sebagai pemandu wisata. Dalam kisahnya, bukan sembarang perjalanan biasa untuk menikmati liburan.
Tetapi ketiga pemuda ini membawa jenazah sang kakek yang rencananya akan mereka makamkan di Labuan Bajo. Menariknya lagi, keberangkatan mereka ke pulau tersebut ternyata tidak hanya untuk memakamkan jenazah kakek.
Namun mereka juga mengincar sebuah harta berupa emas yang merupakan warisan kakek dan terletak di pulau tersebut. Maka dari itu, meski jarak tempuh yang cukup jauh tetap mereka terjang demi mendapatkan warisan yang satu ini.
BACA JUGA: Kumpulan Fakta Menarik Film ‘Bila Esok Ibu Tiada’, Siap Tayang di Bioskop
Sayangnya perjalanan yang mereka lakukan tidaklah terbilang mudah. Gangguan demi gangguan dari makhluk halus kini mulai berdatangan meneror mereka sepanjang jalan.
Lalu, apakah mereka berhasil mendapatkan warisan harta berupa emas milik kakek tersebut? nantikan kisah selengkapnya di bioskop pada tanggal 5 Desember ya.
Meski sebuah film horor yang bertemakan komedi, namun film Konco-Konco Edan juga menghadirkan sederet aktor luar biasa. Beberapa dari mereka sepertihalnya Dimas Kusnandi, Sepriadi, Alfin Dwi Krisnandi, Sahila Hisyam, Abdur Arsyad dan Pritt Timothy.





