SEMARANG, beritajateng.tv – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang saat ini tengah melakukan perbaikan drainase dan peninggian Jalan Medoho.
Target perbaikan rampung pada November 2024 mendatang. Penutupan satu ruas jalan akan dberlakukan saat betonisasi pada pertengahan September ini.
Kepala Bidang Binamarga DPU Semarang, Bagus Irawan menyampaikan, pekerjaan di Jalan Medoho merupakan tahap kedua. Pekerjaan ini mencakup pelebaran jalan, betonisasi, dan perbaikan saluran. Saat ini, prorges pengerjaan masih 25 persen.
BACA JUGA: Percantik Kampung Kali Semarang, DPU Tambah Penerangan dan Lampu Sorot Pedestrian dan Taman
“Untuk progres saat ini memang masuk minggu kesebelas masih minus, karena kendalanya tenaga kerja masih agak kurang dan alatnya saya suruh nambah. Mulai minggu depan akan ada an,” papar Bagus.
Bagus melanjutkan, rencananya pada pertengahan September akan memberlakukan penutupan satu ruas jalan karena mulai adanya betonisasi. Betonisasi ini prediksinya memakan waktu sekira dua setengah bulan.
Dia berharap, masyarakat bisa mencari alternatif jalan lain untuk menghindari kemacetan di Jalan Medoho.
“Penutupannya sepanjang proyek ini, 410 meter, dari mulai jembatan tol sampai lampu merah. Kami akan koordinasi dengan Dinas Perhubungan,” sebut Bagus.
Bagus menyebut, nilai kontrak perbaikan Jalan Medoho raya sebesar Rp 3,9 miliar. Saat ini, perbaikan saluran tengah berjalan. Saluran akan ganti menggunakan u-ditch. Sebelum pembongkaran, saluran tertutup penyambung jalan masuk (PJM). Saat pembongkaran, kondusi sedimentasi cukup tinggi. Dengan memperbaiki dan mengubah menggunakan u-ditch, harapannya pemeliharaan lebih baik dan lebih lancar.
“Karena perbaikan jalan, ini (PJM) kita bongkar semua dulu, nanti kami kembalikan seperti semula,” ucapnya.
Selanjutnya, sambung Bagus, akan dilakukan pelebaran jalan dan betonisasi selebar 9,6 meter, ditambah bahu jalan. Namun, proyek ini tidak masuk pembangunan trotoar. “Per November nanti sudah bisa dilalui,” imbuhnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





