Gaya Hidup

Sidang Isbat Sebentar Lagi! Begini Tahapannya dalam Menentukan Tanggal 1 Ramadhan 2025

×

Sidang Isbat Sebentar Lagi! Begini Tahapannya dalam Menentukan Tanggal 1 Ramadhan 2025

Sebarkan artikel ini
sidang isbat penentuan 1 Ramadhan
ilustrasi bulan Ramadhan. (freepik)

SEMARANG, beritajateng.tv – Sembari menunggu sidang isbat yang akan berlangsung hari ini 28 Februari 2025, yuk ketahui apa saja tahapannya dalam menentukan tanggal 1 Ramadhan.

Hasil dalam sidang tersebut tentunya bakal menjadi acuan resmi bagi umat Islam yang ada di Indonesia. Meski nantinya ada yang memiliki pendapat tidak sama, beberapa tahapan dalam menentukannya tidak bakal jauh berbeda.

Salah satunya yakni dengan memaparkan bagaimana hasil hisab dan rukyatul hilal. Simak berikut apa saja tahapan dalam menentukan tanggal 1 Ramadhan 2025.

BACA JUGA: Benarkah Awal Ramadhan Jatuh pada Tanggal 1 Maret 2025? Berikut Versi Pemerintah

Tahapan Sidang Isbat 2025

Pemaparan Data Hisab

Pertama, posisi hilal keterangannya berdasarkan perhitungan astronomi atau metode hisab. Berdasarkan data hisab, ijtimak akan terjadi pada Jumat, 28 Februari 2025, sekitar pukul 07.44 WIB.

Pada hari yang sama, ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia sudah berada di atas ufuk, berkisar antara 3° 5,91′ hingga 4° 40,96′, dengan sudut elongasi antara 4° 47,03′ hingga 6° 24,14′. Berdasarkan data tersebut, ada indikasi kuat bahwa hilal akan terlihat.

Verivikasi Hasil Rukyatul Hilal

Tahap kedua adalah proses verifikasi data hisab melalui pemantauan hilal atau rukyatul hilal. Rukyatul hilal ini dilakukan di berbagai lokasi pemantauan di Indonesia.

Hasil dari verifikasi tersebut kemudian akan disampaikan dalam sidang isbat.

BACA JUGA: Pastikan Stokmu Aman di Rumah! Berikut Daftar Merek Kurma Terbaik untuk Buka Puasa di Bulan Ramadhan

Musyawarah dan Pengambilan Keputusan

Setelah pemaparan data hisab dan rukyatul hilal, peserta sidang akan mengadakan musyawarah untuk menentukan awal Ramadhan 1446 H. Keputusan hasil sidang tersebut akan diumumkan kepada masyarakat.

Berbeda dengan pemerintah, organisasi Islam Muhammadiyah telah secara resmi menetapkan awal Ramadhan 1446 H. Muhammadiyah menentukan awal Ramadhan berdasarkan metode hisab atau perhitungan astronomi.