“Bukankah terbukti bahwa tingkat partisipasi menurun di bandingkan dengan sebelumnya? Bahkan Covid-19 yang paling dikhawatirkan di tahun 2020 kan masih sempat partisipasinya 81-82 persen, sekarang kan kira-kira di angka 47-50 persen,” pungkasnya. (*)
Editor: Farah Nazila




