“Kami ingin melihat keseriusan mereka menangani banjir rob di Demak. Selama ini kami lihat dan riset ke Sayung, bupati belum pernah turun ke Sayung terutama daerah Timbulsloko,” tukasnya.
BACA JUGA: Kisahkan Nestapa Warga Sayung Demak, Akademisi Unissula Tulis Buku
Ia menyebut, Pemkab Demak semestinya dapat belajar penanganan banjir rob ke negara lain seperti Belanda. Ia menilai Belanja berhasil bebas dari permasalahan banjir rob padahal terletak enam meter di bawah permukaan air laut.
Sayangnya, hingga hari ini, Esti’anah belum merespons ajakan debat BEM Unissula tersebut. Fery lantas menegaskan pihaknya menantang Bupati Demak bukanlah ajang mencari sensasi.
“Bupati Demak belum merespons. Kami malah dianggap caper kenapa tidak dari dulu diangkat. Ada juga yang bilang kalau mau nantang kenapa tidak datang langsung,” tukasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





