Jateng

Taman Kecil di Semarang Diubah Jadi Mini Eco Smart Park, Ada Play Ground Hingga Green House

×

Taman Kecil di Semarang Diubah Jadi Mini Eco Smart Park, Ada Play Ground Hingga Green House

Sebarkan artikel ini
Taman Kecil di Semarang Diubah Jadi Mini Eco Smart Park, Ada Play Ground Hingga Green House
Taman bermain Play Ground di Semarang Mini Eco Smart Park di taman Kertanegara Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menaruh perhatian pada taman-taman kota dengan luasan kecil dan mengubahnya menjadi Semarang Mini Eco Smart Park (Semarak).

Sebagai pilot project, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman kini mengubah Taman Kertanegara Jalan Kusumawardani menjadi Semarang Mini Eco Smart Park.

Peresmian Semarang Mini Eco Smart Park (Semarak) berlangsung pada Rabu, 6 Agustus 2025.

BACA JUGA: Peragaan Busana Kampung Bustaman Kota Semarang, Fesyen Bukan Hanya untuk Kaum Elite

Taman Kertanegara ini sendiri memiliki lahan seluas 638 meter persegi. Pembangunan mini eco smart park memang wajib berdiri di lahan dengan luasan di bawah 1.250 meter persegi.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Semarang Yudi Wibowo mengatakan Semarak mengusung konsep eco park dan smart park guna mendukung visi misi Walikota Semarang Agustina Wilujeng.

Konsep eco park sendiri adalah model pengelolaan lansekap yang memperhitungkan keberlanjutan ekosistem di dalam wilayah tersebut. Konsep eco park juga mendukung fungsi edukasi dengan adanya zona urban farming.

Pada taman ini penerapan konsep eco park dengan adanya beberapa elemen ekologis seperti penanaman pohon peneduh, penerapan sumur resapan atau pipa resap horizontal. Ada pula penyediaan ruang habitat satwa, penggunaan material ramah lingkungan, dan penerapan komposting.

Taman Kecil di Semarang Diubah Jadi Mini Eco Smart Park, Ada Play Ground Hingga Green House
Peresmian Semarak (Semarang Mini Eco Smart Park) di Taman Kertanegara Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

“Konsep smart park di sini adalah konsep taman yang memanfaatkan teknologi cerdas. Untuk meningkatkan efisiensi, kualitas, edukasi dan pengalaman pengunjung,” kata Yudi usai peresmian Semarak.

Di taman ini, lanjutnya, mengimplementasikan adanya penyiraman otomatis berbasis IOT dan informasi interaktif melalui scan barcode untuk mendapatkan informasi detail terkait tanaman.

“Memang kita konsep sejak awal taman ini komprehensif sehingga berguna dari semua sisi. Nanti pengelolaan di masyarakat jadi masyarakat kita berdayakan lewat KWT nya untuk mengelola,” jelasnya.

Yudi membeberkan pembuatan mini eco smart park menelan anggaran Rp260 juta yang berasal dari APBD dan dana CSR.

Rencananya, setelah Taman Kertanegara, Pemkot Semarang juga akan membuat Semarak pada Taman Gaharu di Kecamatan Banyumanik.

“Ini pionir untuk mini eco smart park, setelah ini mungkin akan kita buat di Taman Gaharu,” tandasnya. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp