SEMARANG, beritajateng.tv – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi, memberi tanggapan soal kasus kematian Mozza Axilia Gunarsa (18) di Kota Semarang. Ia mengatakan pemerintah masih berkoordinasi dengan dinas terkait guna mengetahui perkembangan penanganan kasus tersebut.
Arifatul menyebut penanganan kasus yang terjadi di daerah ԁilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah setempat sesuai standar operasional prosedur (SOP).
“Jadi kalau kasus itu adanya di Kabupaten, maka kita berkoordinasi dengan [pemerintah] Kabupaten. Kami masih menunggu update hasil terakhirnya,” kata Arifatul saat beritajateng.tv temui di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Sabtu, 12 September 2026 malam.
Ia menegaskan pihaknya tak ingin terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum memperoleh hasil analisis serta penjangkauan terhadap kasus tersebut.
“Kan harus nunggu analisa dulu, apa hasil penjangkauan; dan kami enggak bisa langsung memutuskan ini apa-apa,” tuturnya.
BACA JUGA: Polisi Dalami Motif Lain Kasus Mozza, Periksa Barang Bukti hingga Saksi Pembeli Motor-Helm Korban
Ihwal perkembangan kasus Mozza yang sempat menimbulkan sorotan, Arifatul kembali meminta semua pihak menunggu hasil penanganan dan analisis dari pihak terkait. “Kita tunggu dulu ya, sabar ya,” ucap Arifatul.
Kasus Mozza sebelumnya Polrestabes Semarang tangani setelah penyelidikan atas laporan orang hilang mengarah kepada tersangka MVDA (22) alias Very, yang ԁisebut sebagai orang terakhir bersama korban.
Mozza ԁilaporkan hilang pada 25 Juni 2025 lalu. Polisi kemudian menemukan jasad yang telah menjadi kerangka di kawasan Jangli, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, pada Jumat, 4 September 2026.
Dalam perkembangan penyidikan, polisi masih mendalami motif dan kemungkinan adanya tindak pidana lain. Penyidik juga memeriksa sejumlah saksi serta melakukan pemeriksaan forensik terhadap barang bukti, termasuk handphone dan CCTV.
Polisi hingga kini masih menunggu hasil pemeriksaan forensik untuk lebih lengkap mengungkap rangkaian kematian Mozza.





