TEGAL, beritajateng.tv – Kampanye gerakan “salam 4 jari” yang mengajak tak memilih paslon nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka menjadi viral di media sosial. Hal itu pun beroleh tanggapan dari Cawapres Gibran.
Merespons hal tersebut, Gibran menyatakan bahwa gerakan ini dapat menimbulkan kebingungan di kalangan warga.
“Apa itu 4 jari? 1 plus 3 itu 4. 4 jari. Warga tambah bingung nanti. Jadi bingung 4 jari,” tutur Gibran di Tegal, Jawa Tengah, Senin, 29 Januari 2024.
Walaupun demikian, Gibran menegaskan bahwa jika ada gabungan pemilih 1 dan 3, ia akan menghormatinya dan menyerahkan keputusan kepada masyarakat. Ia juga mengingatkan tentang partisipasinya dalam debat terakhir, di mana ia berhadapan dengan dua lawan sekaligus.
“Ya itu saya kembalikan lagi ke warga. Kalau ada gabungan antara 1 dan 3 ya monggo [silakan]. Kami warga juga bisa melihat bahwa di debat kemarin, saya juga 2 lawan 1,” ucapnya.
Respons Ganjar Pranowo soal gerakan Salam 4 Jari
Sebelumnya, calon presiden nomor urut 03, Ganjar Pranowo, juga menanggapi adanya gerakan “salam 4 jari”. Ia memilih tak banyak menanggapi soal gerakan tersebut. Ia justru meminta masyarakat menanti sampai hasil pemungutan suara Pemilu 2024 resmi keluar.
“Salam 4 jari? Nantilah, nanti tunggu 14 Februari dulu,” ucap Ganjar di Istana Maimun, Medan, Sumatera Utara, Minggu, 28 januari 2024. “Siapa tahu nomor 3 [menang] 1 putaran.”
Gerakan ini mencuat pertama kali di media sosial dan merupakan strategi warganet untuk mengungguli paslon 02. Ini merupakan gerakan yang dapat berarti bersatunya pendukung paslon 01 Anies-Muhaimin dengan paslon nomor 03 Ganjar-Mahfud.




