“Kalau dropping kita pasti lakukan sesuai permintaan dan kebutuhan masyarakat. Kalau seandainya tidak ada permintaan dan bisa dilakukan secara mandiri pemenuhan airnya, pemerintah tidak akan melakukan droppong air,” tandasnya.
Lebih lanjut, BPBD Jateng mengimbau masyarakat untuk menghemat air. Selain kekeringan, di musim kemarau ini kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga perlu masyarakat antisipasi dengan tidak membakar sampah sembarangan.
“Apabila kekeringan berdampak pada kehidupan, mulai pertanian, peternakan, perikanan, dan perekonomian lainnnya segeera lapor kepada kepala desa, lurah, camat, sampai BPBD setempat untuk dilakukan langkah penanganan,” pungkasnya. (*)
Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi





