JatengNews Update

TNI Bantu Petani Desa Sempu Atasi Hama Tanaman Cabai Lewat TMMD

×

TNI Bantu Petani Desa Sempu Atasi Hama Tanaman Cabai Lewat TMMD

Sebarkan artikel ini
TNI Bantu Petani Desa Sempu Atasi Hama Tanaman Cabai Lewat TMMD

Sementara itu, Dandim Blora mengungkapkan bahwa TMMD ini mencakup sasaran fisik dan sasaran non fisik. Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan melaksnakaan tugas operasi bakti TNI, dalam rangka percepatan program pembangunan di wilayah Kabupaten Blora.

“Untuk membangun sinergitas untuk dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan membantu rakyat dalam hal infrastruktur,” tambahnya

Diungkapkan Dandim, kegiatan ini juga menyasar non fisik, baik penyuluhan maupun pembekalan keterampilan untuk masyarakat yang ada di Desa Sempu.

“Dan yang menonjol adalah bidang pertanian, bagaimana cara mengatasi hama cabai karena di wilayah kudnuran imi secara umum masyarakat memiliki profesi sebagai petani cabai,”ungkapnya

Untuk informasi, adapun sasaran kegiatan dalam TMMD ini mencakup fisik dan non fisik, berkaitan dengan fisik diantaranya meliputi pembuatan jalan makadam sepanjang 765 meter(m), dengan lebar 3 m, kemudian talud I kiri sepanjang 300 m, talud II kanan sepanjang 300 m, serta talud III sepanjang 66 m.

Kemudian, sasaran non fisik mencakup penyuluhan kependudukan dan KB, penyuluhan pendidikan karakter, penyuluhan wasbang dan bela negara, penyuluhan kerukunan umat beragama, penyuluhan kamtibmas dan terorisme, penyuluhan peningkatan hasil pertanian, penyuluhan manfaat dan bahaya listrik, penyuluhan kebersihan lingkungan, penyuluhan keterampilan PKK, penyuluhan pertolongan pertama pada kecelakaan, dan penyuluhan kesehatan.

*Dibutuhkan Para Petani Cabai*

Kepala Desa Sempu, M Lilik Zubaidi, menceritakan bahwa di desanya merupakan daerah penghasil cabai, yang mana saat ini para petani tengah resah dengan adanya hama.

Ia berharap lewat program TMMD ini, salah satunya nanti para petani bisa memperoleh ilmu dan sekaligus cara untuk mengatasi hama tanaman cabai.

“Di Desa Sempu, khususnya Dukuh Guplo Kulon ini dikenal sebagai sentral tanaman cabai sehingga di tahun lalu kita inisiasi sebagai kampung cabe, permasalahan ketika petani cabai ini adanya hama-hama, diharapkan nanti dalam TMMD ini bersama dinas terkait bisa memberikan penyuluhan kepada maayarakat kami,” Jelas Lilik