Jateng

Tol Yogya–Bawen Bakal Dijadikan Tol Wisata Nusantara

×

Tol Yogya–Bawen Bakal Dijadikan Tol Wisata Nusantara

Sebarkan artikel ini
Direktur Pengembangan Usaha PT Jasa Marga, Ari Respati, saat meninjau kesiapan tol fungsional Seksi 6 ruas Tol Yogyakarta–Bawen di Ambarawa, Rabu, 11 Maret 2026 sore. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)
Direktur Pengembangan Usaha PT Jasa Marga, Ari Respati, saat meninjau kesiapan tol fungsional Seksi 6 ruas Tol Yogyakarta–Bawen di Ambarawa, Rabu, 11 Maret 2026 sore. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)

UNGARAN, beritajateng.tv — Ruas Tol Yogyakarta–Bawen direncanakan menjadi jalan tol bertema “Wisata Nusantara”. Terkait rencana tersebut, PT Jasa Marga (Persero) Tbk masih melakukan berbagai kajian.

Hal itu disampaikan Direktur Pengembangan Usaha PT Jasa Marga, Ari Respati, saat meninjau kesiapan tol fungsional Seksi 6 ruas Tol Yogyakarta–Bawen di Ambarawa, Rabu, 11 Maret 2026 sore.

Menurutnya, bagi PT Jasa Marga, jalan tol ini bukan sekadar menerima lalu lintas dari ruas tol lain, khususnya Tol Trans Jawa, tetapi juga dapat menciptakan perjalanan wisata (creating travel).

Hal ini karena hampir di setiap exit tol pada ruas tersebut terhubung dengan berbagai destinasi wisata populer.

“Ada Candi Borobudur, Dieng, dan Ambarawa yang memiliki banyak hal menarik bagi wisatawan,” jelasnya.

Ari juga menyampaikan bahwa meskipun Seksi 6 Bawen–Ambarawa relatif pendek, yakni hampir 5 kilometer, namun memiliki peran yang sangat penting dan menjadi titik kunci.

BACA JUGA: Hari Raya Idulfitri Berbarengan dengan Nyepi, Muhammadiyah Jateng Imbau Umat Jaga Toleransi

Pasalnya, jumlah pemudik pada Lebaran tahun ini perkiraannya mencapai sekitar 3,5 juta orang dan lebih dari 60 persen di antaranya terprediksi akan melintas melalui Tol Trans Jawa.

Dengan pembukaan tol fungsional Bawen–Ambarawa, harapannya dapat mengurangi beban kepadatan kendaraan di Simpang Bawen, yang selama ini di kenal sebagai salah satu titik kemacetan.

“Kalau tidak ada tol fungsional ini, maka Simpang Bawen akan menjadi simpang yang selamanya mengalami stuck atau kemacetan parah,” tegasnya.

Di sisi lain, Ari juga menyampaikan bahwa PT Jasa Marga telah mengantisipasi kemungkinan perubahan jadwal mudik akibat kebijakan work from anywhere (WFA) yang berlangsung cukup panjang.

Menurutnya, kondisi tersebut turut memengaruhi persiapan operasional tol fungsional. Namun secara umum Seksi 6 Bawen–Ambarawa ternilai sudah siap untuk buka secara fungsional.

“Secara umum Seksi 6 Bawen–Ambarawa ini sudah siap buka fungsional,” tambahnya.

Sementara itu, anggota Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Sony Sulaksono Wibowo, menyampaikan bahwa dalam pengecekan kesiapan jalan tol menghadapi arus mudik dan balik 2026. BPJT menekankan tiga aspek utama, yaitu kualitas infrastruktur, pelayanan, dan informasi.

Terkait infrastruktur, hingga H-10 Lebaran BPJT masih menemukan beberapa titik jalan berlubang. Namun PT Jasa Marga memastikan perbaikan akan selesai maksimal pada 13 Maret 2026.

Untuk aspek pelayanan, fasilitas dan sarana prasarana pendukung di rest area. Termasuk layanan lalu lintas seperti derek dan ambulans, juga telah di persiapkan.

Meski demikian, BPJT tetap meminta agar seluruh layanan tersebut dapat terus di tingkatkan.

BACA JUGA: Pembebasan Lahan Tol Yogya-Bawen di Kabupaten Semarang Capai 85 Persen, Sisa Bidang Tanah Kecil

Sedangkan dari sisi informasi, BPJT mengapresiasi PT Jasa Marga yang telah menyiapkan sistem informasi jalan tol melalui aplikasi Travoy.

“Aplikasi asisten digital resmi PT Jasa Marga ini cukup membantu para pemudik yang akan melakukan perjalanan melalui jalan tol,” ujarnya.

Sementara itu, pengamat transportasi Djoko Setijowarno juga menilai tol fungsional Seksi 6 Bawen–Ambarawa akan mampu mengurangi potensi kemacetan di Simpang Bawen.

Bahkan ketika tol tersebut nantinya beroperasi secara permanen, perannya perkiraan semakin penting. Hal ini karena kawasan Ambarawa kini semakin ramai dengan kehadiran sejumlah destinasi wisata baru. Seperti Fort Willem I dan Museum Kereta Api Ambarawa.

“Sehingga fungsi exit tol Ambarawa di Seksi 6 Tol Yogyakarta–Bawen ini akan memiliki peran yang sangat penting,” jelasnya. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp