BLORA, beritajateng.tv — Sebuah video amatir yang memperlihatkan seorang pemain orgen tunggal dugaan kuat menjadi korban pengeroyokan saat tampil di atas panggung viral di media sosial.
Dalam video viral yang beredar, korban tampak mendapat tindakan kekerasan dari sejumlah orang saat acara berlangsung. Hingga kini, penyebab pasti insiden tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Peristiwa yang viral itu menuai beragam reaksi dari warganet. Banyak netizen mengecam aksi kekerasan yang terjadi dan meminta kasus tersebut terproses sesuai hukum yang berlaku.
BACA JUGA: Sosok Muhammad Rafdi Marajabessy, Putra Wakil Wali Kota Tidore yang Viral Jadi Kuli Bangunan
Berdasarkan pantauan di lapangan, kejadian viral itu berlangsung di rumah salah seorang warga yang tengah menggelar hajatan syukuran anaknya di Desa Tutup, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora.
Kapolsek Tunjungan, AKP Subiyono, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, korban telah melaporkan dugaan penganiayaan yang dilakukan secara bersama-sama kepada pihak kepolisian.
“Korban dan saksi hari ini, Sabtu, 13 Juni 2026, baru dimintai keterangan,” ujarnya.
AKP Subiyono menambahkan, pihak kepolisian saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap korban maupun sejumlah saksi untuk mengungkap kronologi dan penyebab kejadian.
BACA JUGA: Sensasi Garang Asem Bambu, Kuliner Unik yang Viral dari Tuntang Semarang
Karena proses penyelidikan masih berlangsung, polisi belum dapat memberikan penjelasan lebih rinci terkait peristiwa yang viral tersebut.
“Kami belum bisa menjelaskan kronologinya karena masih dalam tahap pemeriksaan,” tegasnya. (*)
Editor: Farah Nazila





