Viral

Viral Ibu Pedagang Kantin MTs Brebes Marah Buang Dagangan Siswa dan Picu Tangis, Ini Alasannya

×

Viral Ibu Pedagang Kantin MTs Brebes Marah Buang Dagangan Siswa dan Picu Tangis, Ini Alasannya

Sebarkan artikel ini
Ibu Kantin
Jajanan jualan siswa yang dibuang ibu kantin MTs di Brebes. (Foto: X/@B3doel___)

SEMARANG, beritajateng.tv – Sebuah video memperlihatkan seorang ibu pedagang kantin di MTs Nurul Huda, Desa Kalibuntu, Losari, Brebes, marah besar dan melempar dagangan siswa hingga berserakan.

Video berdurasi 28 detik ini viral di media sosial X pada akun @B3doel___, Rabu, 18 Desember 2024.

“Anak sekolah MTS Kalibuntu Losari Brebes menangis karena dagangannya dibuang sama ibu kantin,” tulis unggahan tersebut.

BACA JUGA: Intip Kantin Sehat Ala UNICEF di SDN Pekunden, Jual Real Food dan Tak Ada Jajanan Kemasan

“Ia terpaksa sekolah sambil dagang karena ingin membantu orang tua, tapi setelah ketahuan ibu kantin ia di marahi dan dagangannya di buang, padahal ibunya sudah susah payah menabung untuk modal dagang, dan bangun tengah malam untuk mempersiapkan dagangan tersebut,” imbuhnya.

Basuni, Kepala MTs Nurul Huda, menjelaskan kejadian bermula pada pukul 07.15 WIB. Barang dagangan siswa tersebut sedianya untuk presentasi dan pameran di sekolah.

Saat itu, beberapa siswa menunggu guru Kholipah, koordinator kegiatan P5RA (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan lil Alamin), yang membawa hasil karya siswa berupa produk makanan.

Tak hanya kepada siswa, ibu kantin di MTs Brebes juga hardik guru

Ketika guru Kholipah tiba, suasana berubah tegang. Pedagang kantin bernama Sominah (70) tiba-tiba mendekati para siswa dan mulai melontarkan kata-kata kasar.

“Ibu kantin kemudian mulai mengeluarkan kata-kata kasar dan melecehkan beberapa siswa yang berada di sana. Tak hanya siswa, Bu Kholipah juga kena bully Ibu Kantin,” ujar Basuni.

Tak hanya itu, Sominah mengambil produk makanan karya siswa yang Kholipah bawa, lalu membuangnya ke tanah hingga berserakan. Tindakan tersebut membuat beberapa siswa menangis karena hasil karya mereka si ibu kantin rusak di depan umum.

BACA JUGA: Cek Obesitas Siswa, Tim UNICEF Sambangi SDN Pekunden Semarang: Kantin Sudah Tak Jual Es Teh

Menurut Basuni, kejadian seperti ini bukan pertama kali terjadi.