PURWODADI, beritajateng.tv – Sebuah video berdurasi satu menit 30 detik yang menampilkan seekor ular piton di tengah banjir wilayah Purwodadi, Grobogan, Jawa Tengah, viral di media sosial. Video tersebut direkam di dekat pos Damkar Induk Purwodadi, kompleks Setda Kabupaten Grobogan, dan menarik perhatian warga sekitar.
Dalam rekaman itu, seorang petugas pemadam kebakaran terlihat santai bermain dengan ular besar tersebut. Bahkan, seorang anak tampak ikut memegang ekor ular tersebut.
Aksi itu sontak menarik perhatian warga yang kebetulan melintas. Mereka berkumpul, menonton, dan merekam kejadian tersebut dengan ponsel masing-masing.
BACA JUGA: Warga Sayung Tak Tahan Banjir Rob Tiap Tahun, Ahmad Luthfi: Itu Kewajiban Pemerintah Pusat
Menanggapi video viral tersebut, pihak Damkar Purwodadi segera memberikan klarifikasi. Kasi Pencegahan Kebakaran Satpol PP Grobogan, Sulardi, menegaskan bahwa ular piton dalam video bukan hasil penemuan di tengah banjir yang melanda kota Purwodadi pada Kamis, 22 Mei 2025.
“Ular itu memang peliharaan Damkar. Usianya sudah empat tahun. Saat itu hanya sedang dimandikan karena lokasi tergenang air, bukan ditemukan saat banjir,” jelas Sulardi.
Ular peliharaan Damkar
Ia menambahkan, ular tersebut dipelihara oleh petugas sejak masih berupa telur. Telur itu berasal dari induk piton hasil evakuasi di rumah warga. Sayangnya, induk ular itu mati, namun telurnya berhasil menetas dan petugas Damkar rawat hingga sekarang.
“Setiap dua minggu sekali kami beri makan satu ekor ayam, tapi pertumbuhannya memang lambat. Sampai sekarang belum bisa besar,” imbuhnya.
Sebagai informasi, banjir merendam sejumlah titik di Purwodadi pada Kamis, 22 Mei 2025, dengan ketinggian air mencapai 70 cm di titik terdalam.
BACA JUGA: Hujan Lebat Sebabkan Banjir di Sejumlah Titik, Walikota Agustina Tinjau Rumah Pompa Semarang
Genangan bahkan menutup beberapa gang dan menghambat aktivitas warga. Luapan Sungai Lusi akibat hujan deras menjadi penyebab utama banjir tersebut.





