Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Semarang, Suwarto, menjelaskan bahwa konsep taman di rancang untuk mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh.
“Taman ini kami desain agar anak-anak bisa tumbuh sehat, aktif, dan interaktif. Selain itu, taman ini juga menjadi ruang terbuka hijau tempat keluarga dan masyarakat bisa berinteraksi,” ujar Suwarto.
Ia menjelaskan, taman tersebut juga memiliki fungsi edukasi lingkungan. Di area taman disediakan greenhouse dan sejumlah tanaman yang dilengkapi kode batang atau barcode. Anak-anak dapat memindai barcode untuk mengetahui jenis dan usia tanaman.
“Dengan cara ini, anak-anak bisa belajar mengenal lingkungan secara langsung, mulai dari jenis tanaman hingga cara merawatnya,” kata dia.
Telan Anggaran Rp2,4 Miliar
Revitalisasi Taman Abdulrahman Saleh didanai melalui APBD Kota Semarang tahun 2025 dengan pagu anggaran Rp2,8 miliar. Setelah proses lelang, nilai pekerjaan menjadi Rp2,4 miliar.
Menurutnya, selisih tersebut menjadi bagian dari efisiensi anggaran yang juga terjadi pada sejumlah proyek lain.
Selain area bermain anak, taman ini memiliki ruang terbuka yang dapat para remaja dan komunitas manfaatkan untuk berbagai kegiatan. Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan, petugas siaga selama 24 jam.
“Taman ini jaga penuh selama 24 jam. Namun kami juga berharap masyarakat ikut menjaga fasilitas yang sudah pemerintah bangun,” ujarnya.
Terkait pengembangan ke depan, Suwarto menyebut Pemerintah Kota Semarang telah menginventarisasi sekitar 50 taman yang ada.
Dari jumlah tersebut, sekitar 10 taman memiliki potensi tinggi untuk pihaknya kembangkan menjadi ruang bermain ramah anak.
- “Pengembangannya akan dilakukan bertahap. Saat ini sudah ada beberapa taman yang masuk sertifikasi taman bermain ramah anak dari kementerian,” jelasnya.
Ia menambahkan, pada 2024 terdapat dua taman yang telah tersertifikasi sebagai taman bermain ramah anak.
Pada 2025, Pemkot Semarang kembali mengusulkan dua taman, yakni Taman Abdulrahman Saleh dan Taman Negara, untuk memperoleh sertifikasi serupa yang targetnya terbit pada 2026.





