SEMARANG, beritajateng.tv – Polrestabes Semarang menyiagakan 2.073 personel untuk mengamankan aksi unjuk rasa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Semarang Raya bersama sejumlah elemen masyarakat.
Aksi bertema “Refleksi Satu Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka” itu rencananya berlangsung di beberapa titik strategis di Kota Semarang, Senin, 20 Oktober 2025.
Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol. Syahduddi mengatakan, pengamanan untuk menjamin kegiatan penyampaian pendapat di muka umum berjalan aman, tertib, dan tidak mengganggu ketertiban umum.
“Pada hari ini hari Senin, 20 Oktober 2025, jajaran kepolisian dari Semarang akan melaksanakan kegiatan pengamanan refleksi menyampaikan pendapat di muka umum setahun pemerintahan Bapak Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka,” ujar Kombes Pol. Syahduddi.
BACA JUGA: Evaluasi Setahun Pemerintahan Prabowo, Sudirman Said: Masalah Utamanya Masih Tetap Jokowi
Menurut dia, kelompok yang akan melakukan aksi kali ini berasal dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Semarang Raya dan aliansi masyarakat sipil sekitar 1000 orang.
“Berdasarkan jumlah peserta aksi, dan potensi kebutuhan pengamanan di Semarang, maka kami menurunkan kurang lebih sekitar 2.037 personil,” papar dia.
Polrestabes Semarang bersama unsur terkait, lanjut dia, akan melaksanakan pengamanan penuh terhadap aksi rekan-rekan mahasiswa dan masyarakat.
“Kami menghormati hak demokrasi untuk menyampaikan pendapat, namun harus tetap sesuai aturan dan menjaga situasi kota tetap kondusif,” ujarnya.
Sebanyak 2.037 personel gabungan tersebut untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun kemacetan lalu lintas.
“Personel terdiri dari jajaran Polrestabes Semarang, Polda Jawa Tengah, Satbrimob, Ditpamobvit, hingga Ditpolairud. Kami juga berkoordinasi dengan TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Damkar agar pengamanan berjalan maksimal,” ungkapnya.
Pengamanan di Enam Titik
Polrestabes Semarang melakukan pengamanan di enam titik lokasi utama. Yakni di kawasan Kantor Gubernur Jawa Tengah, DPRD Provinsi, Mapolda Jateng, Balaikota Semarang, Mapolrestabes Semarang, serta Polsek Tugu.
Selain itu, personel juga bersiaga di kawasan Simpang Lima untuk mengantisipasi mobilisasi massa dan potensi gangguan lalu lintas.
“Penentuan titik pengamanan ini merupakan hasil pemetaan intelijen terhadap lokasi yang berpotensi menjadi pusat konsentrasi massa. Dengan langkah ini, kami harap kegiatan dapat berjalan kondusif, tertib, dan terkendali,” jelas Kapolrestabes. (*)
Editor: Elly Amaliyah





