SEMARANG, beritajateng.tv – Menyokong program Koperasi Desa Merah Putih, sebanyak 6.000 koperasi konsumen dan produsen existing atau yang sudah ada di Jawa Tengah diverifikasi Dinas Koperasi kabupaten/kota.
Targetnya, akan ada 1.000 koperasi yang di proyeksikan menjadi Koperasi Desa Merah Putih di Jawa Tengah. Adapun Koperasi Desa Merah Putih merupakan program usungan Presiden RI Prabowo Subianto.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah Eddy S Bramiyanto mengaku pihaknya telah mempersiapkan Koperasi Desa Merah Putih.
Hal itu, kata Bram, mengacu pada Peraturan Menteri Koperasi Nomor 1 Tahun 2025 tanggal 18 Maret 2025.
BACA JUGA: Soal Rencana Seribu Koperasi Desa Merah Putih di Jateng, Menko Zulhas: Nanti Pakai APBN atau APBD
Bram memaparkan, Jawa Tengah memiliki tiga modeling dalam mewujudkan Koperasi Desa Merah Putih. Antara lain pendirian koperasi baru, melibatkan koperasi yang sudah ada atau existing, dan merevitalisasi koperasi.
“Jawa Tengah sementara akan memakai model yang kedua dulu atau koperasi yang sudah ada. Kita konsentrasi di koperasi konsumen dan koperasi produsen. Ada hampir 6.000 lebih koperasi konsumen sama koperasi produsen,” ungkap Bram.
Untuk melaksanakan hal itu, Bram menyebut perlunya perubahan anggaran dasar (PAD) yang harus di urus ke Kementerian Hukum dan HAM.
Ia menuturkan, koperasi yang sudah ada terdiri dari koperasi konsumen, koperasi produsen, koperasi jasa, koperasi simpan pinjam, dan koperasi pemasaran.
Secara keseluruhan, koperasi di Jawa Tengah berjumlah 11.000 unit.
Targetkan seribu koperasi konsumen
Sementara itu, 6.000 koperasi konsumen dan produsen masih akan Dinas Koperasi kabupaten/kota lakukan verifikasi untuk dapat bertransformasi menjadi Koperasi Desa Merah Putih.
“Masih kita verifikasi mana yang sudah siap, semoga April bisa tercapai 1.000. April kami targetan 1.000, tapi kemarin kan liburan Lebaran cukup lama ini ya. Tapi kita tetap optimis.
Ia menambahkan, Dinas Koperasi UKM Jawa Tengah bertugas untuk mengorganisi, berkoordinasi, dan komunikasi dalam pelaksanaan Koperasi Desa Merah Putih
Pihaknya pun belum mengetahui secara pasti jumlah Koperasi Desa Merah Putih baru yang akan berdiri di Jawa Tengah. Saat ini, ia masih berkoordinasi untuk menilai kemampuan 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.
“Kalau kopdes itu kan nanti koperasi yang di dirikan oleh desa. Jadi kita koordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, karena ada 7.000 lebih desa di Jateng. Kita sudah koordinasi dengan Dispermades, kalau memang nanti supporting-nya desa yang mendirikan, itu akan jalan lebih baik,” ungkap dia.
BACA JUGA: KSPI Klaim Penyelewengan Uang Koperasi Karyawan Sritex, Tim Kurator: Itu di Luar Ranah Hukum Kami
Tak hanya itu, Bram turut menilai program pemerintah pusat itu mampu memperkuat pertumbuhan ekonomi di desa.
“Ceruk pasar ekonomi di desa itu luar biasa. Kan kita tahu nih bank apa saja yang ada di koperasi, yang ada di desa. Kemudian koperasi apa, di mana saja, yang kemudian tumbuh ya,” pungkas Bram. (*)
Editor: Farah Nazila





