SEMARANG, beritajateng.tv – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) mengklaim gelaran busa kerja atau job fair dalam rangkaian Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI 2026, bukan formalitas belaka.
Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disnakertrans Jateng, Candra Yuliawan, mengatakan, job fair tersebut juga tidak ada praktik titip-menitip. Tidak boleh ada intervensi dalam penerimaan tenaga kerja.
Dia bilang, pada job fair tersebut diikuti sekitar 40 perusahaan. Proses rekrutmen berdasarkan kualifikasi pencari kerja, dan kewenangan pihak perusahaan untuk menentukan lolos dan tidaknya calon pekerja.
“Lowongannya lebih dari 3 ribu. Ini job fair kedua tahun 2026, setelah sebelumnya kami mengadakan job fair dalam rangka Hari Jadi Jawa Tengah,” kata Candra, Kamis, 17 September 2026.
Dia Candra, Pemprov Jateng memastikan setiap proses rekrutmen dapat terpantau melalui mekanisme yang disiapkan bersama perusahaan.
BACA JUGA: “Saya Saja Disabilitas, Apa Ada yang Mau Terima Saya?” Kisah Dua Difabel Mencari Kerja di Job Fair Jateng 2026
Pencari kerja, kata dia, akan mendapatkan informasi mengenai tahapan seleksi. Termasuk apakah perusahaan menerima mereka, melanjutkan ke tahap berikutnya, atau tidak lolos.
“Kalau perusahaan tidak menerima, bilang saja tidak. Jangan pelamar diberikan PHP. Menunggu itu paling enggak enak. Kalau ada seleksi selanjutnya, sampaikan saja, batas akhirnya kapan,” ucapnya.
Lebih lanjut, Candra mengatakan, kesempatan kerja terbuka bagi pencari kerja yang memenuhi kualifikasi. Baik warga Jawa Tengah maupun dari daerah lain.
Antusiasme Pencari Kerja
Candra mengatakan, pendaftar secara daring sebelum pelaksanaan job fair mencapai sekitar 1.260 orang. Antusiasme tersebut menunjukkan kebutuhan pencari kerja terhadap informasi, dan akses lowongan masih tinggi.
“Ini sebagai upaya penyerapan tenaga kerja. Sebenarnya kalau di antara penganggur dengan lowongan, banyak lowongan. Tinggal kadang-kadang kita memilih berdasarkan passion, tempat kerja, atau tempat tinggal,” katanya.
Hal senada HR Recruitment PT Polygroup Manufaktur Indonesia, Rizka Anlina sampaikan.





